Beranda Palembang Sumsel Siaga Karhutla, Herman Deru Tekankan Pentingnya Data BMKG

Sumsel Siaga Karhutla, Herman Deru Tekankan Pentingnya Data BMKG

3
0

PALEMBANG, KITOUPDATE.COM – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru (HD) membuka rapat koordinasi pengendalian kebakaran hutan, kebun, dan lahan (karhutla) Provinsi Sumatera Selatan tahun 2026 yang digelar di Auditorium Graha Bina Praja, Kota Palembang, Jumat (24/4/2026).

Dalam sambutannya, Herman Deru menegaskan bahwa informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjadi dasar penting dalam menyusun strategi pencegahan dan pengurangan karhutla yang kerap terjadi saat musim kemarau.

“Informasi BMKG menjadi dasar bagi kita dalam membuat strategi pencegahan dan pengurangan karhutla yang selalu terjadi di musim panas. Bukan berarti kita kurang memahami persoalan, namun kita membutuhkan asupan data terkait kondisi cuaca dan curah hujan agar langkah yang diambil lebih tepat,” ujar HD.

Menurutnya, rapat koordinasi ini menjadi momentum penting bagi seluruh pihak untuk bersama-sama mempelajari berbagai aspek yang diperlukan dalam upaya menekan terjadinya karhutla di Sumsel. Pasalnya, dampak yang ditimbulkan sangat besar terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, hingga perekonomian daerah.

Ia juga mengapresiasi tingginya antusiasme seluruh pihak dalam penanggulangan karhutla, mulai dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga perusahaan swasta.

“Saya melihat antusiasme kita semua sangat baik, mulai dari Kapolda, Pangdam, Dandim, dan seluruh pihak terkait yang selalu bersemangat dalam menanggulangi karhutla ini. Saya mengucapkan terima kasih kepada para bupati, walikota, Forkopimda, serta pihak perusahaan yang selalu terbuka dan bekerja sama dengan baik dalam penanggulangan karhutla di Sumsel,” katanya.

Sementara itu, Danrem 044/Garuda Dempo selaku Ops Pengendalian Karhutla, Brigjen TNI Khabib Mahfud, menyampaikan bahwa kebakaran hutan dan lahan masih menjadi ancaman serius terhadap berbagai aspek kehidupan, khususnya ekonomi, kondisi lahan, dan tingkat kerawanan kebakaran di wilayah Sumsel.

“Karhutla menjadi ancaman serius terhadap aspek kehidupan ekonomi, kondisi lahan, serta tingkat kerawanan kebakaran di Provinsi Sumsel. Pengalaman tahun 2023 akibat pengaruh El Nino menjadi pelajaran penting bagi kita dalam memperkuat mekanisme penanggulangan,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, Kapolda Sumsel Irjen Pol. Sandhi Nugroho, para bupati dan walikota yang berkesempatan hadir, Forkopimda, serta para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini