Beranda Ogan Komering Ulu Timur 145 Sekolah OKU Timur Terima Revitalisasi, Wamendikdasmen Tekankan Peran Masyarakat

145 Sekolah OKU Timur Terima Revitalisasi, Wamendikdasmen Tekankan Peran Masyarakat

4
0

OKU TIMUR, KITOUPDATE.COM – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur mendapat alokasi program revitalisasi untuk 145 satuan pendidikan dari berbagai jenjang. Namun, peningkatan fasilitas pendidikan tersebut tidak cukup hanya mengandalkan bantuan pemerintah. Peran aktif warga sekolah dan masyarakat juga diperlukan untuk menjaga keberlanjutan hasil pembangunan.

Penegasan itu disampaikan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Dr. Fajar Rizal Ul Haq, MA, saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten OKU Timur, Kamis (6/11/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Wamendikdasmen meninjau SD Filial Gunung Jati di Kecamatan Cempaka, menghadiri peresmian program pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan, serta bersilaturahmi dengan jajaran guru dan tenaga kependidikan se-Kabupaten OKU Timur.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin, ST, Kepala BPMP Sumatera Selatan H. Tajuddin Idris, S.Si., MT, Kepala BGTK Sumatera Selatan Dra. Ohorela Erma, M.I.Kom, serta perwakilan Balai Bahasa Sumatera Selatan.

Bupati OKU Timur, H. Lanosin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah atas perhatian pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di daerahnya.

Menurutnya, OKU Timur menjadi daerah dengan penerima bantuan revitalisasi terbanyak di Sumatera Selatan, dengan total 145 sekolah sasaran yang mencakup jenjang TK, SD, SMP, SMA hingga SMK.

“OKU Timur menjadi penerima bantuan revitalisasi terbanyak di Provinsi Sumatera Selatan, dengan total 145 sekolah sasaran. Kami berterima kasih atas bantuan luar biasa ini,” ujarnya.

Sementara itu, Wamendikdasmen Fajar Rizal Ul Haq mengingatkan agar fasilitas pendidikan yang telah dibangun maupun diperbaiki tidak hanya dimanfaatkan, tetapi juga dirawat secara berkelanjutan.

Ia meminta seluruh warga sekolah membangun kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan, keindahan, dan kenyamanan lingkungan belajar.

“Kami mengimbau sekolah-sekolah sasaran untuk terus memelihara serta meningkatkan kebersihan dan keindahan lingkungan sekolah. Jangan hanya menunggu bantuan dari pemerintah pusat maupun daerah, tetapi bangun kebersamaan dan inisiatif dari warga sekolah serta partisipasi aktif masyarakat sekitar,” tegasnya.

Menurutnya, keberhasilan program revitalisasi tidak semata-mata diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kemampuan sekolah dan masyarakat dalam menjaga serta memanfaatkan fasilitas tersebut untuk menunjang proses pembelajaran.

Melalui kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, warga sekolah, dan masyarakat, peningkatan kualitas sarana pendidikan di Bumi Sebiduk Sehaluan diharapkan dapat berjalan berkelanjutan demi menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung kemajuan pendidikan generasi mendatang. (Kyai)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini