Beranda Banyuasin Sekda Banyuasin dan Forkopimda Hadiri Zoom Meeting Pengamanan Tahun Baru 2026

Sekda Banyuasin dan Forkopimda Hadiri Zoom Meeting Pengamanan Tahun Baru 2026

88
0

BANYUASIN, KITOUPDATE.COM – Menyambut Tahun Baru 2026, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banyuasin, Ir. Erwin Ibrahim, S.T., M.M., M.B.A., IPU, ASEAN Eng., bersama Kapolres Banyuasin AKBP Rury Prastowo, S.I.K., M.I.K., serta Dandim 0430/Banyuasin Letkol Inf Handoyo Yudi Prasetyo, S.E., M.H.I., M.Han., menghadiri zoom meeting terkait perkembangan Situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Sitkamtibmas) menjelang pergantian tahun. Kegiatan tersebut berlangsung di Pos Pengamanan Talang Kelapa.

Zoom meeting lalu lintas (lalin) ini turut dihadiri Asisten I Setda Banyuasin Aminuddin, S.Pd., S.IP., M.M., Plt. Kepala Dinas Perhubungan Banyuasin, Camat Talang Kelapa, Plh. Kepala Dinas Kominfo, perwakilan Kejaksaan, serta unsur Forkopimda lainnya, Rabu (31/12).

Dalam arahannya, Kapolri menegaskan larangan pelaksanaan pesta kembang api dan petasan sebagai bentuk solidaritas terhadap masyarakat yang terdampak bencana di wilayah Sumatera.

Sekda Banyuasin menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Banyuasin mengindahkan dan mendukung penuh larangan tersebut.

“Kami berharap dalam situasi ini masyarakat tidak melakukan kegiatan hura-hura, seperti pesta dan petasan dalam skala besar. Bersama Pak Dandim dan Pak Kapolres, kami mengimbau masyarakat untuk lebih memperbanyak zikir dan doa bersama keluarga, melakukan introspeksi serta refleksi diri menyambut Tahun Baru 2026 agar menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.

Selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Sekda Banyuasin juga menegaskan akan memastikan seluruh pelayanan publik tetap berjalan optimal, seperti pelayanan perizinan, rumah sakit, puskesmas, serta kantor pelayanan lainnya.

Sementara itu, berdasarkan laporan Kapolres Banyuasin AKBP Rury Prastowo, arus lalu lintas di wilayah Sumatera Selatan, khususnya Kabupaten Banyuasin, hingga pukul 22.42 WIB masih terpantau aman dan lancar.

“Kepadatan arus lalu lintas sudah terjadi sejak 19 Desember dengan puncaknya pada beberapa hari setelahnya. Untuk puncak arus balik diprediksi terjadi pada 3 dan 4 Januari. Kami telah menyiapkan berbagai strategi, termasuk penempatan personel di titik rawan kemacetan serta pendirian pos pelayanan di Talang Kelapa, KM 52, dan Betung sebagai upaya mengurai kepadatan,” jelasnya. (Reliyadi/Julyo)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini