Beranda PALI Wakil Ketua DPRD PALI: Hijrah Harus Melahirkan Perubahan Nyata

Wakil Ketua DPRD PALI: Hijrah Harus Melahirkan Perubahan Nyata

176
0

PALI, KITOUPDATE.COM – Momentum 1 Muharram 1448 Hijriah dimaknai secara mendalam oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten PALI, Firdaus Hasbullah, SH, MH. Baginya, pergantian tahun baru Islam bukan sekadar pergantian angka dalam kalender, melainkan momentum refleksi untuk memperbaiki diri dan membangun semangat perubahan yang lebih baik bagi masyarakat.

Dalam pesan reflektif yang disampaikannya pada Senin (15/6/2026), Firdaus mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam sebagai titik awal hijrah menuju kehidupan yang lebih produktif, harmonis, dan berorientasi pada kemajuan daerah.

Menurutnya, makna hijrah yang diwariskan Nabi Muhammad SAW tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan tempat, tetapi juga perpindahan sikap, pola pikir, dan cara bertindak menuju kondisi yang lebih baik.

“Hijrah hari ini adalah keberanian untuk menantang status quo. Berani memperbaiki tata kelola, berani mengakui kesalahan, dan berani menempatkan kepentingan rakyat di atas ego sektoral maupun pribadi,” ujar Firdaus.

Di tengah berbagai tantangan pembangunan yang dihadapi daerah, Firdaus menilai kemajuan Kabupaten PALI tidak cukup hanya ditopang pembangunan fisik semata. Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia dan penguatan nilai-nilai moral juga harus menjadi perhatian utama.

“Kita tidak sedang membangun daerah hanya dengan infrastruktur. Pembangunan yang sesungguhnya adalah ketika kita mampu membangun masyarakat yang berakhlak, berdaya saing, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi,” katanya.

Firdaus juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan mengikis budaya saling menyalahkan yang kerap menghambat kemajuan. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meninggalkan berbagai perbedaan yang berpotensi memecah belah serta memperkuat kolaborasi demi kepentingan bersama.

“Mari kita tinggalkan residu konflik di tahun 1447 Hijriah. Tahun 1448 Hijriah harus menjadi momentum hijrah dari sikap pesimis menuju optimisme, dari sekat-sekat perbedaan menuju kolaborasi yang inklusif,” tegasnya.

Sebagai unsur pimpinan DPRD PALI, Firdaus menegaskan bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah yang harus digunakan untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat. Ia menilai politik seharusnya menjadi sarana pengabdian, bukan sekadar alat untuk mengejar kepentingan kelompok maupun pribadi.

“Politik harus menjadi jalan pengabdian. Ketika kepentingan rakyat ditempatkan sebagai prioritas utama, maka esensi hijrah akan benar-benar terwujud dalam kehidupan berbangsa dan berdaerah,” ungkapnya.

Menutup pesannya, Firdaus berharap semangat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dapat menjadi energi positif bagi seluruh masyarakat Kabupaten PALI untuk terus berbenah, memperkuat persatuan, serta bersama-sama mewujudkan PALI yang religius, maju, dan berkeadilan.

“Semoga semangat hijrah tidak hanya menjadi seremonial tahunan, tetapi benar-benar menjadi kekuatan yang menggerakkan perubahan positif di setiap sendi kehidupan masyarakat PALI,” pungkasnya. (Anies)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini