PALI, KITOUPDATE.COM – Sikap Camat Talang Ubi, Atmo Maryono, yang dinilai sulit ditemui dan belum memberikan tanggapan atas permintaan wawancara terkait program kerja Kecamatan Talang Ubi tahun 2026 menuai sorotan.
Tim media mengaku telah beberapa kali berupaya melakukan konfirmasi secara resmi sejak awal April 2026. Surat permohonan wawancara yang dilayangkan pada 2 April 2026 disebut belum mendapatkan respons hingga kini.
Berbagai upaya komunikasi juga telah dilakukan melalui pihak kelurahan maupun staf kecamatan. Namun, hingga lebih dari dua bulan berlalu, jadwal wawancara yang diharapkan belum juga terealisasi.
Puncak upaya konfirmasi terjadi pada Senin (22/6/2026) saat Camat Talang Ubi menghadiri kegiatan sosialisasi survei seismik 3D di Aula Kantor Camat Talang Ubi. Saat itu, awak media berusaha meminta keterangan secara langsung terkait sejumlah program dan kegiatan kecamatan.
Menurut keterangan wartawan di lokasi, Atmo Maryono menyampaikan bahwa dirinya masih menerima tamu sebelum kemudian menuju ruang kerjanya. Setelah menunggu beberapa waktu, awak media mencoba kembali melakukan konfirmasi, namun yang bersangkutan tidak berhasil ditemui.
Sejumlah staf kecamatan kemudian menyampaikan bahwa Camat Talang Ubi sudah tidak berada di kantor. Kondisi tersebut menambah panjang daftar upaya konfirmasi yang belum membuahkan hasil.
Sebelumnya, Lurah Talang Ubi Timur, Aan Supriadi, dan salah satu staf kecamatan bernama Budi sempat menyatakan akan membantu menyampaikan permohonan wawancara kepada Camat Talang Ubi. Namun hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari pihak kecamatan.
Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai keterbukaan informasi publik dan pola komunikasi pejabat dengan media. Sebagai mitra dalam fungsi kontrol sosial, media memiliki peran untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus meminta penjelasan dari pejabat publik terkait pelaksanaan program pemerintah.
Awak media akan terus berupaya memperoleh klarifikasi dan keterangan resmi dari Camat Talang Ubi demi menghadirkan informasi yang berimbang kepada masyarakat. Ruang hak jawab dan hak klarifikasi tetap terbuka sepenuhnya bagi Atmo Maryono untuk memberikan penjelasan atas berbagai pertanyaan yang diajukan.
Hingga berita ini diterbitkan, Camat Talang Ubi belum memberikan tanggapan resmi terkait permohonan wawancara yang telah disampaikan. (Anies)



































