JAKARTA, KITOUPDATE.COM – Presiden Prabowo Subianto melontarkan peringatan keras kepada seluruh aparatur negara agar melakukan introspeksi dan kembali mengingat bahwa jabatan yang mereka emban merupakan amanah dari rakyat.
Pesan itu disampaikan Prabowo saat meresmikan lima bendungan yang dipusatkan di Bendungan Meninting, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jumat. Ia meminta seluruh birokrat, pejabat militer, kepolisian, hingga kejaksaan membenahi diri dan tidak mengabaikan tuntutan masyarakat akan pemerintahan yang bersih.
“Saya minta kita introspeksi, terutama para birokrat. Kita semua introspeksi. Pejabat-pejabat militer dan polisi introspeksi,” tegas Prabowo.
Presiden mengingatkan bahwa seluruh atribut, fasilitas, hingga pangkat yang dimiliki aparatur negara berasal dari rakyat. Karena itu, setiap pejabat wajib bekerja sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat.
“Saudara adalah milik rakyat. Bintangmu dari rakyat, sepatumu dari rakyat, topimu dari rakyat. Jangan pernah lupa itu. Kejaksaan demikian juga. Anda jaksa? Pakai bintang juga. Kau juga milik rakyat,” ujarnya.
Prabowo juga menyerukan agar seluruh kementerian, lembaga, dan birokrasi melakukan pembenahan serta tidak melawan kehendak rakyat yang menginginkan praktik korupsi dan penipuan diberantas hingga tuntas.
“Saya mohon perbaiki diri, mawas diri. Jangan melawan kehendak rakyat. Rakyat tidak ingin korupsi dibiarkan, rakyat tidak ingin penipuan-penipuan dilanjutkan,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Prabowo mengakui pemerintah menghadapi berbagai tantangan, termasuk perlawanan dari kelompok yang disebutnya sebagai koruptor. Meski demikian, ia menegaskan pemberantasan korupsi harus tetap dilakukan sesuai koridor hukum.
“Hukum harus ditegakkan untuk semua, bukan hanya untuk orang kuat saja, bukan hanya untuk orang kaya saja,” tegas Prabowo.
Pernyataan tersebut kembali menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat penegakan hukum sekaligus mengingatkan seluruh aparatur negara agar mengutamakan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok. (Net/**)



































