OGAN KOMERING ILIR, KITOUPDATE.COM – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) kembali melaksanakan kegiatan penimbangan rutin sampah di lingkungan kantor melalui program Bank Sampah Bappeda ASRI, yang merupakan singkatan dari Aksi Sortir Sampah, Reduksi, dan Inisiatif. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen instansi pemerintah dalam menumbuhkan budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan di lingkungan kerja.
Penimbangan kali ini dipimpin langsung oleh Kepala Bappeda OKI, Aidil Azwari, S.P., M.Si., dan dihadiri serta diikuti secara antusias oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Bappeda OKI. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh kesadaran untuk berkontribusi menjaga kebersihan.
Dalam pelaksanaannya, setiap pegawai telah melakukan pemilahan sampah sejak dari sumbernya, memisahkan sampah yang masih memiliki nilai guna dan dapat didaur ulang. Jenis sampah yang dikumpulkan meliputi kertas bekas, berbagai jenis plastik, karton, kaleng, dan bahan lain yang layak dikelola kembali. Selanjutnya seluruh sampah terpilah dikumpulkan di titik penimbangan untuk dicatat beratnya secara akurat sebelum disetorkan ke pengelola Bank Sampah Bappeda ASRI.
Kepala Bappeda OKI, Aidil Azwari, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya bersama untuk mengubah pola pikir dan kebiasaan.
“Melalui penimbangan berkala ini, kita ingin menanamkan kesadaran bahwa sampah bukan sekadar barang buangan, melainkan masih memiliki nilai jika dikelola dengan benar. Langkah kecil dari lingkungan kantor ini diharapkan dapat menjadi contoh yang nantinya bisa ditularkan ke lingkungan keluarga maupun masyarakat sekitar,” ujarnya. Selasa (14/07/2026).
Selain bertujuan menekan volume sampah yang harus dibuang ke tempat pembuangan akhir dan mengurangi penumpukan limbah, program Bank Sampah Bappeda ASRI juga berfungsi sebagai sarana pembelajaran dan edukasi yang nyata.
“Para pegawai dilatih untuk lebih teliti memilah, mengurangi penggunaan barang sekali pakai, serta membiasakan perilaku hidup bersih dan bertanggung jawab terhadap dampak apa yang dihasilkan dari aktivitas sehari-hari” tegasnya.
Sebagaimana diketahui, Pemerintah Kabupaten OKI terus memperkuat kebijakan pengelolaan sampah terpadu dengan mendirikan berbagai unit bank sampah di berbagai tingkatan, mulai dari lingkungan instansi hingga desa dan kelurahan, guna menjawab tantangan penanganan sampah yang terus meningkat setiap tahunnya.
“Dengan adanya kegiatan yang berulang secara berkala ini, diharapkan kesadaran lingkungan di kalangan pegawai Bappeda OKI semakin terbangun dan terintegrasi dalam setiap perencanaan pembangunan daerah, sehingga aspek pelestarian lingkungan tetap sejalan dengan kemajuan pembangunan yang telah direncanakan” tutup Aidil. (Hendri)



































