PALI, KITOUPDATE.COM – Guna mendukung kelancaran program nasional di sektor energi, PT BGP sebagai mitra PT Pertamina EP dan SKK Migas menggelar sosialisasi Survei Seismik 3D Peony kepada masyarakat Desa Tambak, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten PALI, Jumat (17/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung Serbaguna Desa Tambak tersebut menjadi wadah keterbukaan informasi antara perusahaan dan masyarakat terkait pelaksanaan survei seismik di lapangan. Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai tahapan pekerjaan, potensi dampak, serta langkah-langkah yang dilakukan perusahaan untuk melindungi kepentingan masyarakat.
Humas PT BGP, Barus, mengatakan pihaknya memahami kekhawatiran masyarakat, khususnya terkait kemungkinan dampak terhadap lingkungan maupun bangunan yang berada di sekitar jalur survei. Karena itu, sebelum kegiatan operasional dimulai, perusahaan akan melakukan pendataan awal (baseline survey) terhadap bangunan dan aset milik warga.
“Kami telah berkoordinasi secara intensif dengan Pemerintah Kabupaten PALI. Komitmen utama kami adalah melakukan pendataan awal terhadap bangunan di sepanjang jalur seismik. Kami ingin memastikan seluruh tahapan berjalan secara transparan dan tidak merugikan masyarakat,” ujar Barus di hadapan warga.
Sementara itu, Kepala Desa Tambak, Bariah, menyambut baik pelaksanaan sosialisasi tersebut. Ia mengajak masyarakat untuk mendukung program yang merupakan bagian dari upaya peningkatan ketahanan energi nasional.
“Pemerintah desa memfasilitasi penuh kegiatan ini. Kami melihat ini sebagai agenda nasional yang penting dan berharap sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan perusahaan terus terjalin sehingga pelaksanaannya berjalan lancar tanpa hambatan berarti,” katanya.
Selain pemaparan teknis, kegiatan tersebut juga diisi dengan sesi dialog interaktif. Warga dan pemilik lahan diberi kesempatan menyampaikan pertanyaan mengenai mekanisme pelaksanaan survei, batas jalur rintisan, serta berbagai hal teknis lainnya. Seluruh pertanyaan dijawab secara langsung oleh tim teknis PT BGP.
Sosialisasi tersebut turut dihadiri perwakilan Kementerian Hukum dan HAM RI, Staf Ahli Pemerintah Kabupaten PALI, unsur TNI dan Polri, antara lain Kapolsek, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas, serta perwakilan Kejaksaan Negeri PALI. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan komitmen bersama agar pelaksanaan survei dilakukan sesuai dengan ketentuan dan koridor hukum yang berlaku.
Dalam kesempatan itu, Asisten III Setda Kabupaten PALI, Haryono, menegaskan dukungan Pemerintah Kabupaten PALI terhadap pelaksanaan Survei Seismik 3D Peony sebagai bagian dari proyek strategis nasional di bidang energi.
“Pemerintah Kabupaten PALI mendukung penuh pelaksanaan Survei Seismik 3D Peony karena merupakan bagian dari upaya nasional memperkuat ketahanan energi. Kami juga meminta PT BGP untuk terus mengedepankan komunikasi yang persuasif dan transparan kepada masyarakat.”
Ia juga mengimbau masyarakat Desa Tambak agar menjalin kerja sama yang baik selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.
“Apabila terdapat hal-hal yang belum dipahami atau muncul kekhawatiran terkait pelaksanaan di lapangan, sampaikan melalui jalur komunikasi yang telah disediakan sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan secara adil dan bijaksana. Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan perusahaan merupakan kunci keberhasilan pembangunan di daerah,” ujarnya.
Kegiatan sosialisasi ditutup dengan pemaparan mengenai pemetaan batas lahan jalur rintisan sehingga masyarakat memperoleh gambaran yang jelas mengenai area yang akan menjadi lokasi Survei Seismik 3D Peony. Diharapkan, komunikasi yang terbangun melalui kegiatan ini dapat menjadi contoh kolaborasi yang baik dalam pelaksanaan proyek-proyek strategis di Kabupaten PALI. (Anies)



































