Beranda Ogan Kemering Ilir KAHMI OKI Siap Jadi Mitra Strategis Pemda

KAHMI OKI Siap Jadi Mitra Strategis Pemda

66
0

OGAN KOMERING ILIR, KITOUPDATE.COM – Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menegaskan komitmennya menjadi kekuatan intelektual yang aktif mengawal pembangunan daerah. Tak sekadar menjadi wadah silaturahmi alumni, KAHMI siap menghadirkan gagasan, kajian ilmiah, hingga rekomendasi kebijakan berbasis data sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten OKI.

Komitmen tersebut ditegaskan Ketua Umum MD KAHMI OKI, Alexsander Bastomi, usai dilantik memimpin kepengurusan periode 2026–2031 di Pendopo Rumah Dinas Bupati OKI, Sabtu (25/7).

Alexsander menegaskan, KAHMI harus mampu bertransformasi menjadi komunitas epistemik, yakni jejaring intelektual yang menghasilkan pemikiran dan solusi nyata bagi berbagai persoalan daerah.

“KAHMI tidak boleh hanya menjadi tempat berkumpulnya alumni HMI. Kami harus menjadi komunitas intelektual yang melahirkan gagasan berbasis ilmu pengetahuan untuk membantu menyelesaikan persoalan pembangunan di Kabupaten OKI,” ujarnya.

Sebagai wujud nyata kontribusi tersebut, KAHMI berkomitmen terlibat aktif dalam proses penyusunan kebijakan, termasuk melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

Menurut Alexsander, keberagaman latar belakang profesi dan keilmuan para alumni HMI menjadi modal besar untuk memperkaya perspektif dalam merumuskan arah pembangunan daerah.

“Kami ingin hadir di ruang-ruang perencanaan. Potensi intelektual alumni HMI harus diterjemahkan menjadi rekomendasi yang memberikan manfaat nyata bagi pembangunan Kabupaten OKI,” katanya.

Komitmen itu mendapat sambutan positif dari Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki. Ia menilai KAHMI memiliki kapasitas intelektual yang dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam merumuskan kebijakan sekaligus menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

“Kami berharap KAHMI aktif berpartisipasi dalam Musrenbang dan menyampaikan gagasan-gagasan konstruktif. Dengan latar belakang keilmuan dan profesi yang beragam, kami yakin KAHMI mampu memberikan masukan yang bernilai bagi pembangunan daerah,” ujar Muchendi.

Muchendi menegaskan, pembangunan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Dalam konteks itu, KAHMI diharapkan menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat melalui pendekatan intelektual yang objektif.

“Kami siap bersinergi. Kontribusi pemikiran kader dan alumni HMI sangat dibutuhkan, baik untuk menjelaskan dinamika pembangunan daerah maupun isu-isu nasional kepada masyarakat. KAHMI juga diharapkan menjadi penyejuk yang membuka ruang dialog dan menghadirkan solusi,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum Majelis Wilayah KAHMI Sumatera Selatan H. Joncik Muhammad mengingatkan agar KAHMI terus menjaga relevansi di tengah perubahan zaman dengan mengedepankan nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan intelektualitas.

“KAHMI harus menjadi kekuatan intelektual yang memberi manfaat. Ketika terjadi polarisasi, KAHMI menjadi penyejuk. Saat ada perbedaan, menjadi jembatan. Dan ketika menghadapi kebuntuan, menghadirkan solusi,” tegas Joncik.

Pelantikan pengurus MD KAHMI OKI periode 2026–2031 ini menjadi momentum mempertegas posisi KAHMI sebagai organisasi alumni yang tidak hanya mempererat jaringan kader, tetapi juga siap berkontribusi aktif mengawal pembangunan Kabupaten OKI melalui pemikiran kritis, kolaborasi, dan rekomendasi kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini