OGAN KOMERING ILIR, KITOUPDATE.COM — Peningkatan derajat kesehatan generasi penerus bangsa merupakan prioritas utama dalam pembangunan kesehatan masyarakat. Salah satu upaya yang paling efektif dan efisien untuk melindungi anak-anak dari berbagai penyakit menular yang berbahaya adalah melalui imunisasi rutin.
Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Puskesmas Awal Terusan, Yesi, Am.Keb, memberikan penekanan khusus mengenai pentingnya pemberian imunisasi kepada anak-anak usia sekolah sekaligus mengingatkan masyarakat bahwa bulan Agustus diperingati dan ditetapkan sebagai Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS).
Dalam penyampaiannya, Yesi, Am.Keb menjelaskan bahwa imunisasi pada anak usia sekolah memiliki peran yang sangat krusial. Imunisasi tidak hanya berfungsi melindungi anak yang menerima vaksin, tetapi juga membentuk kekebalan kelompok di lingkungan sekolah dan masyarakat luas, sehingga dapat mencegah terjadinya penularan wabah penyakit yang berpotensi menimbulkan dampak serius.
“Imunisasi adalah salah satu cara terbaik untuk menjaga kesehatan anak-anak kita. Dengan diberikan kekebalan tubuh melalui vaksin, anak-anak akan terlindungi dari penyakit yang dapat menyebabkan sakit berat, cacat tetap, bahkan hingga mengancam nyawa,” ujar Yesi. Senin (03/08/2026).
Ia menambahkan, anak usia sekolah berada dalam lingkungan pergaulan yang cukup luas, sehingga risiko penularan penyakit menular menjadi lebih tinggi jika kekebalan tubuh belum terbentuk dengan baik.
“Oleh karena itu, pemberian imunisasi sesuai jadwal sangat diperlukan agar anak dapat belajar dengan tenang, tumbuh sehat, dan berkembang secara optimal tanpa terganggu oleh penyakit yang sebenarnya dapat dicegah” jelas Yesi.
Menyangkut pelaksanaannya, Yesi mengingatkan kembali bahwa setiap bulan Agustus secara nasional dilaksanakan program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS).
“Program ini dirancang khusus untuk menjangkau anak-anak yang sedang menempuh pendidikan di jenjang Sekolah Dasar (SD) dan sederajat, guna melengkapi serta memperkuat kekebalan tubuh yang telah diberikan sejak masa balita” tegas Yesi.
Biasanya, dalam rangkaian kegiatan BIAS, diberikan vaksin penguat seperti vaksin Campak-Rubela dan vaksin Tetanus-Difteri yang disesuaikan dengan jenjang kelas anak.
Kegiatan ini dilaksanakan secara terpadu melalui kerja sama yang erat antara pihak kesehatan, dalam hal ini Puskesmas Awal Terusan, bersama Dinas pendidikan melalui pihak sekolah, para guru, serta didukung penuh oleh peran aktif orang tua dan wali murid.
Kepala Puskesmas Awal Terusan ini pun menghimbau kepada seluruh orang tua dan wali murid agar tidak melewatkan kesempatan emas ini.
Ia meminta agar para orang tua mengizinkan putra-putrinya menerima imunisasi saat pelaksanaan BIAS di sekolah masing-masing. Janganlah rasa ragu atau ketidaktahuan menghalangi langkah melindungi anak dari ancaman penyakit.
“Saya berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat. Mari kita dukung penuh pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah ini. Jangan takut, vaksin aman dan bermanfaat besar bagi kesehatan anak-anak kita di masa depan. Satu tetes vaksin, perlindungan seumur hidup,” harap Yesi.
Dengan terlaksananya program BIAS dengan baik dan mencapai cakupan yang tinggi, diharapkan seluruh anak usia sekolah di wilayah kerja Puskesmas Awal Terusan dapat memiliki kekebalan tubuh yang memadai, terhindar dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi, serta mampu tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan tangguh menghadapi masa depan. (Hendri)



































