JAKARTA, KITOUPDATE.COM – Presiden Prabowo Subianto melontarkan kecaman keras terhadap pihak-pihak yang melakukan korupsi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menyebut pelaku korupsi anggaran yang diperuntukkan bagi makanan anak-anak sebagai orang biadab.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam Pidato Kenegaraan dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Gedung MPR/DPR RI, Jumat (14/8/2026).
Prabowo menegaskan, tindakan mengkorupsi program yang menyasar pemenuhan gizi anak bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi juga mencerminkan hilangnya nilai kemanusiaan.
“Mereka yang mengkorupsi makan untuk anak-anak ini, adalah orang-orang biadab. Menurut saya ini sudah sama sekali tidak ada nilai kemanusiaan,” kata Prabowo.
Menurut Prabowo, pembangunan manusia merupakan salah satu faktor paling menentukan masa depan Indonesia. Karena itu, ia memastikan program MBG akan terus dilanjutkan, namun dengan pembenahan dan efisiensi.
“Saya bertekad teruskan program MBG tapi dengan perbaikan, dengan efisiensi,” ujarnya.
Dalam pidatonya, Prabowo juga menyoroti persoalan stunting yang masih menghantui anak-anak Indonesia. Ia menyebut sekitar satu dari empat anak Indonesia mengalami stunting.
Menurutnya, kondisi tersebut berdampak terhadap pertumbuhan anak, termasuk perkembangan sel otak, tulang, dan otot.
“Itulah kenyataan yang kita hadapi. Dan kita laksanakan program MBG ini, untuk mengatasi itu,” katanya.
Prabowo menegaskan pemerintah tidak boleh membiarkan persoalan stunting terus berlarut karena dapat memengaruhi kemampuan anak ketika dewasa.
“Untuk jadi buruh pelabuhan saja, ia mungkin tidak akan sanggup. Untuk jadi petani saja mungkin dia juga tidak akan sanggup. Kita tidak boleh menerima 1 dari 4 anak Indonesia mengalami stunting. Kita tidak boleh menerima itu,” tegasnya. (**)



































