Beranda Headline Puan: Jangan Alergi Kritik, DPR Harus Berbenah

Puan: Jangan Alergi Kritik, DPR Harus Berbenah

43
0

JAKARTA, KITOUPDATE.COM — Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan DPR terbuka terhadap kritik dan masukan masyarakat. Menurutnya, kritik justru penting untuk memastikan lembaga legislatif tetap dekat dengan rakyat dan tidak kehilangan pijakan terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan Puan dalam pidatonya pada Rapat Paripurna Khusus Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 DPR RI di Gedung DPR, Jakarta, Selasa.

Puan mengakui masih banyak ruang bagi DPR untuk berbenah, baik dalam menjalankan fungsi legislasi, anggaran, pengawasan maupun diplomasi parlemen.

“Kritik tidak semestinya dipandang sebagai jarak antara rakyat dan DPR, melainkan sebagai bagian dari hubungan demokratis yang menjaga DPR RI tetap dekat dengan aspirasi dan kenyataan hidup rakyat,” kata Puan.

Ia menegaskan setiap kritik dan masukan publik harus menjadi bahan evaluasi sekaligus pendorong bagi DPR untuk memperbaiki kinerja dan melakukan transformasi.

Menurut Puan, kinerja DPR tidak semestinya hanya diukur dari banyaknya undang-undang yang disahkan, jumlah rapat yang digelar, maupun besarnya anggaran negara yang dibahas dan disetujui.

Ukuran yang jauh lebih penting, kata dia, adalah seberapa besar kerja DPR memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, meningkatkan kualitas kehidupan rakyat, dan mendorong kemajuan pembangunan.

“Kinerja DPR RI sebagai wakil rakyat pada akhirnya tidak hanya ditentukan oleh seberapa banyak yang dikerjakan, tetapi seberapa berarti hasil kerja DPR RI bagi kehidupan rakyat,” ujarnya.

Puan menyebut usia 81 tahun DPR harus menjadi momentum untuk memperkuat pengabdian sekaligus melakukan introspeksi dan pembenahan. Kepercayaan publik, menurutnya, harus terus diperkuat melalui kerja yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Ia menekankan bahwa kedaulatan negara pada akhirnya berada di tangan rakyat, bukan pada kehendak perseorangan maupun kekuasaan semata.

Karena itu, Puan menilai kepercayaan rakyat akan tumbuh ketika terdapat konsistensi antara aspirasi yang didengar, kebijakan yang diambil, dan manfaat yang dirasakan masyarakat.

“Marilah kita, DPR RI, pada usia yang ke-81 tahun ini terus mawas diri dan kita kerja bersama menjadikan DPR RI yang membawa perubahan nyata bagi kehidupan rakyat,” katanya.

Puan menutup pidatonya dengan menekankan bahwa perjalanan 81 tahun DPR bukan sekadar soal lamanya lembaga tersebut berdiri, tetapi tentang sejauh mana DPR mampu menjaga kedekatan dengan rakyat.

“81 tahun DPR RI bukanlah tentang sudah seberapa jauh DPR RI berjalan, tetapi tentang sudah seberapa dekat perjalanan kita dengan rakyat,” ujar Puan. (**)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini