Beranda Nusantara Abu Vulkanik Hilang, Radin Inten II Kembali Mengudara

Abu Vulkanik Hilang, Radin Inten II Kembali Mengudara

43
0

LAMPUNG, KITOUPDATE.COM — Bandara Radin Inten II Lampung kembali beroperasi setelah sebelumnya terdampak sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

Kepastian dibukanya kembali operasional bandara dilakukan setelah pemantauan dan pemeriksaan menyeluruh bersama seluruh instansi terkait memastikan tidak ditemukan lagi partikel abu vulkanik di ruang udara bandara.

General Manager Bandara Radin Inten II Kiki Eprina Arieanti mengatakan pemantauan kondisi abu vulkanik dilakukan secara berkala, termasuk menggunakan metode paper test.

“Sejak Senin (7/9) malam hingga hari ini, hasil pemantauan melalui paper test menunjukkan hasil negatif atau tidak didapati partikel abu vulkanik di ruang udara Bandara Radin Inten II,” ujar Kiki dalam keterangannya di Bandarlampung, Selasa.

Menurutnya, pembukaan kembali bandara dilakukan setelah kondisi lingkungan penerbangan dinyatakan aman. Namun, pengelola tetap berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan dan memantau perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.

“Setelah dilakukan pemantauan dan pemeriksaan secara menyeluruh bersama seluruh instansi terkait, Bandara Radin Inten II kembali beroperasi pada hari ini,” katanya.

Kembalinya operasional Bandara Radin Inten II ditandai dengan keberangkatan pesawat Garuda Indonesia GA 077 rute TKG-CGK pada pukul 10.15 WIB.

Meski kembali dibuka, operasional penerbangan tetap dapat berubah menyesuaikan perkembangan aktivitas vulkanik dan kondisi keselamatan penerbangan.

Selama bandara terdampak abu vulkanik, pengelola melakukan sejumlah langkah mitigasi, mulai dari pemantauan kondisi ruang udara hingga pembersihan fasilitas sisi udara dan sisi darat.

Pengelola juga mengaktifkan prosedur Service Recovery Activation (SRA) untuk menangani calon penumpang yang terdampak pembatalan penerbangan.

Kiki mengatakan pelayanan terhadap penumpang terdampak menjadi salah satu prioritas sebagai bentuk komitmen terhadap keamanan, keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa.

“Kami memahami bahwa kondisi seperti ini dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengguna jasa. Melalui Service Recovery Activation, kami berupaya hadir secara langsung untuk memberikan perhatian dan pelayanan kepada penumpang yang terdampak,” ujarnya.

Dengan kembali beroperasinya Bandara Radin Inten II, konektivitas udara dari dan menuju Lampung diharapkan kembali berjalan secara bertahap, sehingga mobilitas masyarakat dan aktivitas perekonomian daerah dapat kembali bergerak.

Pengelola bandara mengimbau calon penumpang tetap memantau perkembangan terbaru dan memastikan status penerbangan melalui maskapai masing-masing maupun contact center Injourney Airports.

“Kami mengimbau kepada seluruh calon penumpang untuk tetap memperhatikan informasi terbaru terkait jadwal dari maskapai masing-masing dan memastikan status penerbangan guna menghindari penumpukan di bandara,” kata Kiki. (**)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini