OGAN KOMERING ILIR, KITOUPDATE.COM — Dalam upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, kondusif, dan bebas dari ancaman bahaya narkoba serta kenakalan remaja, Polsek Sirah Pulau Padang melaksanakan kegiatan sosialisasi bertempat di SMP Negeri 2 SP Padang, Senin, 26 Oktober 2026. Kegiatan ini berlangsung di aula sekolah sejak pukul 09.00 WIB hingga selesai, diikuti oleh ratusan siswa-siswi yang tampak antusias dan tertib mengikuti setiap sesi materi.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program unggulan “Polisi Peduli Pendidikan” yang terus digalakkan jajaran kepolisian guna menjangkau generasi muda sejak dini, sebelum terjerumus ke dalam hal-hal yang merugikan masa depan.
Kegiatan ini dipimpin langsung sekaligus sebagai pemateri utama oleh Kapolsek SP Padang, Iptu Darlansyah, S.H, didampingi oleh anggota Polsek SP Padang. Hadir pula dalam kegiatan ini Kepala SMP Negeri 2 SP Padang, beserta para guru, staf pendidik, dan seluruh siswa-siswi yang hadir.
Dalam paparannya, Iptu Darlansyah mengimbau seluruh siswa-siswi yang hadir untuk senantiasa menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkoba dan zat-zat berbahaya, karena narkoba tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental, tetapi juga menghancurkan masa depan, impian, dan cita-cita yang sedang diperjuangkan.
“Anak-anakku sekalian, kalian adalah aset bangsa, harapan orang tua, dan penerus masa depan. Janganlah kalian mengorbankan masa depan yang cerah hanya karena sesuatu yang sesaat yang pada akhirnya akan membawa kehancuran dalam hidup kalian. Narkoba tidak pernah memberikan kebahagiaan yang sejati, ia hanya menawarkan ilusi sesaat yang berujung pada penyesalan seumur hidup,” ujar Iptu Darlansyah.
Ia menjelaskan bahwa saat ini modus penyebaran narkoba semakin canggih dan terselubung. Bentuknya tidak lagi hanya berupa pil atau bubuk, tetapi sudah menyerupai makanan ringan, permen, minuman kemasan, hingga cokelat yang terlihat biasa saja namun mengandung zat adiktif berbahaya.
“Saat ini narkoba menyamar di mana-mana. Ada yang berbentuk permen, keripik, minuman botol, bahkan cokelat. Semuanya terlihat menarik, padahal di dalamnya ada racun yang akan menghancurkan tubuh dan pikiran kalian. Oleh karena itu, jangan pernah menerima makanan, minuman, atau barang dari orang yang belum kalian kenal dengan baik. Jangan tergoda dengan hadiah gratis, karena di balik itu semua ada keinginan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menjebak kalian,” tegas Iptu Darlansyah.
Selain bahaya narkoba, Kapolsek juga menyoroti pentingnya menghindari berbagai bentuk kenakalan remaja yang belakangan ini masih sering terjadi di kalangan pelajar.
Ia menyebutkan bahwa kenakalan remaja tidak terjadi secara tiba-tiba, tetapi bermula dari kebiasaan kecil yang dibiarkan, salah bergaul, dan kurangnya pemahaman akan aturan hukum.
“Tawuran, perkelahian antar-pelajar, perundungan atau bullying, balap liar, hingga penyalahgunaan media sosial untuk menyebarkan ujaran kebencian, semua itu bukanlah kebanggaan, melainkan jalan menuju kerugian bagi diri sendiri dan orang lain. Kalian masih muda, masa depan masih terbuka lebar. Mengapa harus membuang waktu dan masa depan untuk hal yang tidak berguna?” imbau Iptu Darlansyah.
Iptu Darlansyah juga mengingatkan tentang pentingnya memilih lingkungan pertemanan yang positif, karena teman sangat berpengaruh terhadap arah kehidupan seseorang.
“Bergaulah dengan teman yang membawa kebaikan dan kemajuan bagi diri kalian. Pilihlah teman yang mengingatkan saat kalian salah, bukan teman yang mengajak kalian melakukan hal yang melanggar aturan. Hormati orang tua, hormati guru, dan jadilah pelajar yang tidak hanya pintar secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia dan taat hukum. Ingat, kepintaran tanpa kebaikan bisa menjadi berbahaya, tetapi kebaikan yang disertai kepintaran akan membawa kalian menuju kesuksesan yang sejati,” pesan Iptu Darlansyah.
Setelah penyampaian materi selesai, sesi tanya jawab dibuka. Para siswa terlihat sangat antusias mengajukan berbagai pertanyaan, mulai dari cara menolak ajakan teman yang memaksa mencoba barang terlarang, apa yang harus dilakukan jika mengetahui tetangga atau kerabat yang menggunakan narkoba, hingga risiko hukum bagi pelaku penyalahgunaan narkoba di usia sekolah.
Menjawab pertanyaan siswa mengenai ke mana harus mencari bantuan jika merasa terancam atau terjebak dalam lingkungan yang buruk, Kapolsek menyampaikan pesan yang menenangkan.
“Jangan pernah takut untuk berbicara. Jika kalian dalam masalah, jika kalian merasa terancam, jika ada yang mengganggu kalian, datanglah ke sekolah sampaikan kepada guru, atau langsung datang ke Polsek SP Padang. Pintu kami selalu terbuka untuk kalian. Kami tidak datang untuk menakut-nakuti kalian, tetapi kami ada untuk melindungi kalian. Kalian adalah tanggung jawab kita bersama, sekolah, orang tua, dan kepolisian. Kalian tidak sendirian dalam menjaga masa depan kalian,” ungkap Iptu Darlansyah.
Kegiatan berjalan dengan lancar dan penuh kehangatan, ditutup dengan sesi foto bersama serta penegasan kembali dari Kapolsek agar para siswa terus semangat belajar, menjaga prestasi, dan menjadi generasi muda yang sehat, cerdas, serta bebas dari narkoba.
“Polisi Peduli Pendidikan. Bersama Kita Wujudkan Generasi Muda yang Aman, Berkarakter, dan Berprestasi. Kalian adalah kebanggaan kami, jaga dirimu, jaga masa depanmu,” pungkas Iptu Darlansyah. (Hendri)


































