Beranda PALI Akselerasi Penurunan Stunting, Pemdes Talang Akar Gelar Rembuk Stunting Tahun 2026

Akselerasi Penurunan Stunting, Pemdes Talang Akar Gelar Rembuk Stunting Tahun 2026

92
0

PALI, KITOUPDATE.COM – Pemerintah Desa Talang Akar menunjukkan komitmen kuat dalam upaya menciptakan generasi yang sehat dan bebas stunting melalui pelaksanaan Rembuk Stunting Tahun Anggaran 2026 dengan mengusung tema “Pencegahan dan Penanganan Stunting”.

Kegiatan yang digelar di Kantor Desa Talang Akar, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Selasa (30/6/2026), dipimpin langsung oleh Kepala Desa Talang Akar, Sunarto.

Rembuk stunting tersebut dihadiri jajaran perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), kader Posyandu, Kader Pembangunan Manusia (KPM), perwakilan Kecamatan Talang Ubi, tenaga kesehatan dari Puskesmas setempat, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Talang Akar, Sunarto, menegaskan bahwa penanganan stunting menjadi salah satu prioritas pembangunan desa yang harus dilakukan secara terpadu dan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

“Rembuk stunting ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi langkah strategis untuk menyusun program kerja yang konkret. Kami ingin memastikan setiap anak di Desa Talang Akar memperoleh hak tumbuh kembang secara optimal melalui intervensi gizi, pelayanan kesehatan, dan sanitasi yang memadai,” ujar Sunarto.

Ia menambahkan, upaya pencegahan stunting harus dimulai sejak masa kehamilan karena merupakan fase paling menentukan bagi pertumbuhan anak.

“Kami tidak ingin terlambat. Pencegahan stunting yang paling efektif adalah memastikan kesehatan ibu hamil tetap terjaga serta kebutuhan gizi janin terpenuhi sejak dalam kandungan,” katanya.

Untuk mempercepat penurunan angka stunting, Pemerintah Desa Talang Akar menetapkan empat program prioritas, yaitu:

  1. Gerakan Pendampingan Ibu Hamil Khusus (Gepih), melalui pendampingan rutin oleh kader kesehatan dan Tim Penggerak PKK guna memantau kondisi kesehatan dan asupan gizi ibu hamil.
  2. Distribusi Tablet Tambah Darah (TTD) bagi seluruh ibu hamil sebagai upaya mencegah anemia yang berisiko menyebabkan bayi lahir dengan berat badan rendah dan meningkatkan potensi stunting.
  3. Penguatan Ketahanan Pangan Keluarga, melalui pemanfaatan pekarangan rumah untuk budidaya pangan lokal, khususnya sumber protein hewani, guna memenuhi kebutuhan gizi keluarga.
  4. Peningkatan Akses Sanitasi dan Air Bersih, dengan melakukan validasi kebutuhan serta pembangunan sarana air bersih dan sumur bor bagi keluarga yang membutuhkan, sehingga dapat menekan risiko penyakit akibat lingkungan yang kurang sehat.

Selain itu, Sunarto menegaskan bahwa Pemerintah Desa Talang Akar siap mengoptimalkan alokasi Dana Desa Tahun 2026 untuk mendukung berbagai program kesehatan, termasuk pemberian makanan tambahan (PMT) bagi balita dan ibu hamil, serta peningkatan kapasitas kader kesehatan di tingkat desa.

Melalui rembuk tersebut, seluruh peserta juga menyepakati sejumlah rencana aksi, di antaranya pemutakhiran data balita stunting, peningkatan edukasi pola asuh kepada orang tua, serta penguatan koordinasi antara kader desa dengan fasilitas pelayanan kesehatan.

Dengan sinergi seluruh pihak, Pemerintah Desa Talang Akar optimistis angka stunting di desa tersebut dapat ditekan secara signifikan, sehingga mampu mendukung terwujudnya Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang sehat, berkualitas, dan sejahtera. (Anies)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini