Beranda Headline Anak Krakatau Erupsi, Penyeberangan Merak Tetap Lancar

Anak Krakatau Erupsi, Penyeberangan Merak Tetap Lancar

51
0

CILEGON, KITOUPDATE.COM — Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau belum mengganggu aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon memastikan arus kapal yang menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatera masih berjalan aman dan normal.

Kepala BPBD Kota Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade Putra mengatakan, berdasarkan pemantauan terbaru, tidak terdapat gangguan berarti terhadap aktivitas penyeberangan Merak-Bakauheni.

“Untuk penyeberangan yang ada di Kota Cilegon yaitu di Pelabuhan Merak ini kami pantau masih aman dan aktivitas penyeberangan dari Merak ke Bakauheni masih berjalan dengan lancar,” kata Aziz di Serang, Minggu.

Meski aktivitas pelabuhan tetap normal, BPBD Cilegon meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak erupsi, terutama sebaran abu vulkanik. Koordinasi dilakukan bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk Dinas Kesehatan, serta sektor industri di wilayah Cilegon.

BPBD juga telah membagikan masker kepada masyarakat sebagai langkah antisipasi paparan debu vulkanik. Warga diimbau mengurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak mendesak.

“Kalau pun harus keluar rumah, itu harus menggunakan masker dan penutup kepala bagi pengguna kendaraan roda dua,” ujarnya.

Aziz menyebut hingga kini belum ada laporan kerusakan bangunan akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di wilayah Cilegon. Dampak yang dirasakan warga sejauh ini hanya berupa debu vulkanik tipis di sejumlah titik permukiman dan masih dalam kategori tidak parah.

Kondisi tersebut dipengaruhi arah angin yang tidak membawa material erupsi secara langsung menuju kawasan permukiman.

“Anginnya bukan ke arah timur, tapi ke arah barat daya,” jelasnya.

Selain faktor arah angin, jarak Kota Cilegon yang relatif jauh dari Gunung Anak Krakatau turut membuat dampak erupsi yang dirasakan masyarakat masih relatif minim.

Meski demikian, BPBD tetap meminta masyarakat tidak mengabaikan kondisi tersebut dan mengikuti perkembangan informasi resmi terkait aktivitas Gunung Anak Krakatau. (**)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini