Beranda PALI Ancaman Narkoba Mengintai, Kades Simpang Tais Perkuat Ketahanan Keluarga Lewat Sosialisasi Anti...

Ancaman Narkoba Mengintai, Kades Simpang Tais Perkuat Ketahanan Keluarga Lewat Sosialisasi Anti Narkoba

92
0

PALI, KITOUPDATE.COM – Pemerintah Desa Simpang Tais, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), terus menunjukkan komitmennya dalam mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba melalui berbagai upaya edukasi serta kolaborasi bersama masyarakat.

Salah satu langkah nyata tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Intervensi Ketahanan Keluarga Anti Narkoba yang menggandeng Penggiat Indonesia Bebas Narkoba (PIBN) Gerakan Nasional Gema Narkoba (GN-GAN) Kabupaten PALI sebagai narasumber.

Kegiatan yang digelar pada Kamis (9/7/2026) ini menjadi upaya strategis dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya narkotika sekaligus memperkuat peran keluarga sebagai benteng utama dalam melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba.

Dalam sosialisasi tersebut, masyarakat Desa Simpang Tais mendapatkan edukasi terkait dampak buruk narkoba, langkah pencegahan sejak dini, serta pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan terbebas dari pengaruh narkotika.

Pemerintah Desa Simpang Tais menilai bahwa narkoba merupakan ancaman serius yang dapat merusak masa depan generasi penerus bangsa. Karena itu, pencegahan harus dilakukan secara berkelanjutan dengan memperkuat ketahanan keluarga, meningkatkan pemahaman masyarakat, serta membangun kepedulian bersama dari tingkat desa.

Kepala Desa Simpang Tais, Etika Peru, mengapresiasi kehadiran PIBN-GN GAN PALI yang telah memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat terkait bahaya penyalahgunaan narkoba.

Menurut Etika, persoalan narkoba tidak bisa ditangani oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan sinergitas antara pemerintah desa, organisasi masyarakat, aparat penegak hukum, serta seluruh lapisan masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran PIBN-GN GAN PALI yang telah memberikan kontribusi positif kepada masyarakat. Organisasi seperti ini sangat dibutuhkan, karena pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat dalam mencegah peredaran gelap narkoba,” ujar Etika Peru.

Sementara itu, Ketua Umum PIBN-GN GAN PALI, H. Eftiyani, S.H., menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Desa Simpang Tais atas kepercayaan yang diberikan kepada pihaknya untuk berperan dalam kegiatan sosialisasi tersebut.

Ia menegaskan, pencegahan narkoba harus dimulai dari lingkungan keluarga karena keluarga memiliki peranan penting dalam membangun karakter, melakukan pengawasan, serta memberikan perlindungan kepada generasi muda dari berbagai pengaruh negatif.

“Pencegahan narkoba bukan hanya menjadi tugas satu pihak, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Melalui edukasi dan sosialisasi seperti ini, kami berharap masyarakat semakin memahami bahaya narkoba dan mampu menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan yang sehat serta bebas dari narkoba,” katanya.

Hal senada disampaikan Ketua PIBN-GN GAN PALI, Surjono, S.H., yang menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperkuat sinergitas dengan seluruh elemen masyarakat maupun para pemangku kebijakan di Kabupaten PALI dalam upaya mencegah peredaran gelap narkoba.

“Kita akan terus bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat, terutama para pemangku kebijakan di Kabupaten PALI, untuk bersama-sama melakukan upaya pencegahan peredaran gelap narkoba. Perjuangan melawan narkoba membutuhkan kepedulian, komitmen, dan kebersamaan seluruh pihak,” tegas Surjono.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Dinas Kesehatan Kabupaten PALI, perwakilan Kecamatan Talang Ubi, jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres PALI, Pemerintah Desa Simpang Tais, serta masyarakat setempat.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Simpang Tais bersama PIBN-GN GAN PALI menegaskan bahwa pencegahan narkoba harus menjadi gerakan bersama yang dimulai dari keluarga dan lingkungan desa.

Dengan edukasi yang berkelanjutan serta sinergitas seluruh pihak, diharapkan generasi muda Kabupaten PALI dapat terlindungi dari bahaya narkotika dan tumbuh menjadi generasi yang sehat, produktif, serta berdaya saing. (Anies)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini