Beranda Headline Anggota DPR RI Askweni Unggah Kisah Guru Asal RI di Luxembourg, Tuai...

Anggota DPR RI Askweni Unggah Kisah Guru Asal RI di Luxembourg, Tuai Perhatian Publik

22
0

PALEMBANG, KITOUPDATE.COM – Anggota DPR RI Askweni mengunggah sebuah tulisan reflektif tentang profesi guru di akun Facebook resminya yang menuai perhatian warganet. Tulisan tersebut mengisahkan perjuangan seorang perempuan Indonesia bernama Cristina Susilowati yang bekerja sebagai guru sekolah dasar di Luxembourg dengan penghasilan mencapai Rp1,6 miliar per tahun.

Dalam narasi yang dibagikan itu, diceritakan bagaimana tokoh Cristina harus melewati perjuangan berat untuk bisa menjadi guru di negara Eropa tersebut. Ia disebut harus menguasai tiga bahasa sekaligus, yakni Prancis, Jerman, dan Luxemburgish, sambil menjalani pekerjaan serabutan demi bertahan hidup.

Namun di balik kisah sukses tersebut, tulisan itu juga menyoroti kondisi sebagian guru di Indonesia yang dinilai masih jauh dari kata sejahtera, terutama guru honorer di daerah.

Tokoh Cristina dalam cerita itu digambarkan merasa haru sekaligus bersalah ketika menerima gaji pertamanya di Luxembourg. Ia teringat guru honorer di Indonesia yang mengajar dengan penuh pengabdian namun menerima penghasilan minim.

“Di Luxembourg, guru adalah profesi yang sangat dihormati. Pemerintah memahami bahwa masa depan bangsa ditentukan oleh kualitas pendidikan dan kesejahteraan para pendidiknya,” demikian kutipan isi tulisan yang diunggah Askweni.

Unggahan tersebut memang tidak dipenuhi komentar dalam jumlah besar. Namun sejumlah warganet termasuk Eks Ketua DPRD Kabupaten Ogan Ilir, Iklim Cahya juga memberikan tanggapan dengan isi cerita tersebut.

Beberapa komentar bahkan memuji profesi guru sebagai “pahlawan tanpa tanda jasa” yang dinilai layak mendapatkan perhatian dan kesejahteraan lebih baik dari negara.

“Masya Allah tabarakallah sungguh mulia pahlawan tanpa tanda jasa,” tulis salah satu akun dalam kolom komentar unggahan tersebut.

Sementara itu terpisah, salah satu pensiunan guru di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Ketika Candra Kirana, S.Pd, ketika diminta berkomentar menuturkan, tulisan itu menjadi pengingat bahwa perjuangan guru, khususnya di daerah terpencil, memiliki peran besar dalam membangun generasi bangsa.

“Sebagai anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Sumatera Selatan II dan duduk di Komisi VII, unggahan Askweni dinilai sebagian warganet sebagai bentuk perhatian terhadap isu pendidikan dan kesejahteraan tenaga pendidik di Indonesia,” ujarnya singkat.

Tulisan reflektif tersebut pun terus dibagikan ulang oleh sejumlah pengguna media sosial karena dianggap memiliki pesan moral dan sosial yang kuat mengenai penghargaan terhadap profesi guru. (Eko Saputra)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini