Beranda Ogan Kemering Ilir OKI Kampanyekan Hidup Sehat Lewat Aksi Bergizi

OKI Kampanyekan Hidup Sehat Lewat Aksi Bergizi

9
0

OGAN KOMERING ILIR, KITOUPDATE.COM — Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) terus memperkuat upaya pencegahan anemia dan stunting sejak usia dini. Melalui program Aksi Bergizi, Dinas Kesehatan OKI mengajak para remaja menerapkan pola hidup sehat di SMP Negeri 6 Kayuagung, Kamis (7/5).

Kegiatan diawali dengan senam sehat bersama di halaman sekolah, dilanjutkan sarapan bergizi dengan menu seimbang serta minum tablet tambah darah (TTD) bersama yang didampingi petugas kesehatan.

Tak hanya itu, para siswa juga mendapat edukasi mengenai pentingnya gizi seimbang, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), hingga bahaya anemia pada remaja yang dapat berdampak pada kesehatan di masa depan.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten OKI, Ike Muchendi mengatakan pembiasaan hidup sehat di lingkungan sekolah menjadi langkah strategis dalam membentuk generasi muda yang sehat dan produktif.

“Anak-anak harus dibiasakan memahami pentingnya sarapan sehat, rutin berolahraga, dan menjaga asupan gizi sejak usia remaja. Ini menjadi fondasi untuk menciptakan generasi yang sehat dan produktif,” ujarnya.

Menurut Ike, pencegahan stunting tidak cukup dilakukan saat anak sudah lahir, tetapi harus dimulai sejak remaja, terutama bagi remaja putri yang kelak menjadi calon ibu.

“Remaja putri perlu mendapat perhatian khusus karena anemia dapat berdampak pada kesehatan reproduksi dan meningkatkan risiko stunting pada anak di masa mendatang,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan OKI, Muhammad Lubis menegaskan anemia pada remaja masih menjadi persoalan kesehatan yang memerlukan penanganan berkelanjutan melalui edukasi dan intervensi rutin di sekolah.

“Melalui Aksi Bergizi, kami ingin membangun kesadaran siswa bahwa menjaga kesehatan bukan hanya dilakukan saat sakit, tetapi harus menjadi kebiasaan sehari-hari,” ujar Lubis.

Ia menambahkan, konsumsi tablet tambah darah secara rutin menjadi salah satu langkah efektif untuk menekan angka anemia pada remaja putri sekaligus menurunkan risiko stunting pada generasi berikutnya.

Pemkab OKI berharap program tersebut mampu membentuk budaya hidup sehat di lingkungan sekolah, sekaligus meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya gizi seimbang, aktivitas fisik, dan kebersihan diri demi menciptakan generasi yang sehat, aktif, dan berdaya saing. (Rico)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini