OGAN KOMERING ILIR, KITOUPDATE.COM – Menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia mengenai penguatan kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi di seluruh daerah khususnya di Kabupaten OKI, untuk itu Pemkab OKI menerbitkan surat edaran yang mana dalam surat tersebut Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki, menekankan peningkatan kewaspadaan potensi banjir, tanah longsor, angin puting beliung serta penanganan darurat yang cepat dan efektif.
Hal ini juga bertujuan untuk mengantisipasi kemungkinan dampak buruk cuaca ekstrem akhir tahun 2025 hingga awal tahun 2026, dengan alasan tersebut pula Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki menerbitkan Surat Edaran yang berisikan kesiapsiagaan terhadap bencana hidrometeorologi selama Bulan Desember 2025 hingga Januari 2026.
Dalam Surat Edaran Nomor: 360/2338/SE/BPBD.OKI/2025 tertanggal 9 Desember tersebut, Bupati OKI menginstruksikan kepada kepala perangkat daerah dan instansi vertikal terkait, camat, lurah dan kepala desa se-Kabupaten OKI, untuk mengambil langkah antisipasi serta himbauan yang harus juga disampaikan kepada seluruh masyarakat yang ada dalam wilayah Kabupaten OKI.
Adapun himbauan dan isi dari surat edaran tersebut adalah:
1. Meningkatkan kewaspadaan dan Kesiapsiagaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
2. Mengaktivkan Posko Siaga Bencana ditingkat kecamatan dan desa/kelurahan, serta memastikan jalur evakuasi dan tempat pengungsian siap digunakan.
3. Melakukan Pemantauan Berkala terhadap kondisi sungai, tanggul, drainase, dan daerah rawan bencana lainnya.
4. Menyebarluaskan Informasi Peringatan Dini kepada masyarakat melalui perangkat desa, RT/RW, media lokal, dan kanal komunikasi lainnya.
5. Menyiapkan Logistik Dasar, peralatan daruru, serta sumber daya manusia yang dibutuhkan dalam penanganan bencana.
6. Memastikan ketersediaan alat berat untuk penanganan darurat, terutama di wilayah rawan banjir dan longsor.
7. Melaporkan Setiap Kejadian Bencana secara cepat dan tepat kepada BPBD Kabupaten Ogan Komering Ilir.
8. Mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah kesaluran air, serta melakukan kegiatan mitigasi sederhana seperti gotong royong pembersihan parit dan saluran.
“Kami minta Para camat, lurah dan kepala desa juga, untuk melakukan koordinasi dengan dinas terkait, instansi vertikal dan organisasi masyarakat lainnya yang membidangi kebencanaan, sehingga dengan adanya sinergi dan koordinasi yang terjalin dengan baik tersebut membuat kita selalu siap saat menghadapi bencana” tegas Bupati Muchendi. Kamis (11/12/2025).
Bupati OKI juga tidak lupa mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan informasi terkini cuaca, melalui media elektronik maupun media sosial lainya.
“Sedia payung sebelum hujan adalah sebuah pepatah yang sangat tepat untuk kita lakukan saat ini, dengan telah banyaknya terjadi bencana alam disejumlah daerah di Indonesia ini menunjukkan bahwa kita tidak pernah tau kapan dan bencana itu akan terjadi, untuk itu kita haruslah sedini mungkin mempersiapkan segala sesuatunya untuk mengantisipasi hal yang tidak kita inginkan khususnya bencana alam dan kepada seluruh masyarakat kami berpesan selalu mengikuti perkembangan terkini tentang keadaan cuaca melalui media apapun, karena sekecil apapun informasi yang diterima sangatlah berguna bagi kita semua” pungkas Bupati Muchendi. (Hendri)



































