Beranda Nasional Bahlil Minta Golkar Sumsel Tambah Kursi di Pemilu 2029

Bahlil Minta Golkar Sumsel Tambah Kursi di Pemilu 2029

56
0

PALEMBANG, KITOUPDATE.COM – Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Sumatera Selatan menjadi panggung konsolidasi sekaligus penentuan arah kepemimpinan partai lima tahun ke depan. Digelar di Ballroom Hotel Aryaduta Palembang, Minggu (2/8/2026), Musda dibuka langsung oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.

Pembukaan Musda dihadiri sejumlah kepala daerah dan elite Partai Golkar, di antaranya Gubernur Sumsel Herman Deru, Wali Kota Palembang Ratu Dewa, Bupati Musi Rawas Ratna Machmud, Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) Muchendi Mahzareki, serta jajaran pengurus DPP Partai Golkar.

Bahlil Lahadalia menegaskan Musda merupakan bagian penting dari proses konsolidasi organisasi untuk memastikan seluruh program partai berjalan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

“Musda adalah bagian terpenting dalam konsolidasi partai. Dari sinilah kita memastikan seluruh program berjalan sesuai AD/ART,” ujar Bahlil.

Ia berharap kepengurusan baru mampu memperkuat posisi Partai Golkar di Sumsel sekaligus meningkatkan perolehan kursi legislatif pada Pemilu 2029.

Menurut Bahlil, saat ini Golkar memiliki tiga kursi DPR RI dari Sumsel, 12 kursi DPRD Provinsi Sumsel dengan posisi ketua DPRD, serta 85 kursi DPRD kabupaten/kota, termasuk memimpin DPRD di sembilan daerah.

“Kepada ketua terpilih nanti, dukung penuh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Target berikutnya adalah menambah kursi DPR RI maupun DPRD pada Pemilu 2029,” tegasnya.

Terkait pemilihan Ketua DPD Golkar Sumsel periode 2026–2031, Bahlil menegaskan seluruh proses diserahkan kepada mekanisme Musda dan berharap kompetisi berlangsung sehat.

“Saya menghormati proses Musda. Siapa pun berhak mencalonkan diri sepanjang mengikuti mekanisme dan berkompetisi secara sehat,” katanya.

Sementara itu, dinamika pemilihan Ketua DPD Golkar Sumsel mulai mengerucut. Berdasarkan informasi yang dikutip dari RRI Palembang, hingga penutupan pendaftaran pada Sabtu (1/8/2026), Andie Dinialdie menjadi satu-satunya kader yang mengambil sekaligus mengembalikan formulir pendaftaran.

Kondisi tersebut membuat peluang Andie Dinialdie memimpin DPD Partai Golkar Sumsel periode 2026–2031 terbuka sangat lebar. Jika tidak ada perubahan dalam tahapan Musda, Andie berpotensi terpilih secara aklamasi sebagai nahkoda baru Partai Golkar Sumsel.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini