BANYUASIN, KITOUPDATE.COM – Bupati Banyuasin, Askolani, didampingi Sekretaris Daerah Banyuasin, Erwin Ibrahim, memimpin Rapat Koordinasi finalisasi data input E-Monev Program Strategis Nasional (ProSN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuasin, Kamis (26/3/2026).
Rapat yang berlangsung di ruang rapat tersebut bertujuan memastikan seluruh program prioritas nasional dapat berjalan optimal di daerah.
Dalam arahannya, Bupati Askolani menegaskan bahwa ProSN bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan instrumen penting untuk mengukur kinerja pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ia menginstruksikan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar bergerak cepat dalam melengkapi data dukung serta memastikan implementasi program di lapangan.
“Kita harus memastikan Banyuasin berada pada kategori kinerja ‘Tinggi’. Oleh karena itu, sinergi antar-OPD sangat diperlukan agar laporan yang disampaikan ke pusat benar-benar mencerminkan capaian riil di lapangan,” tegasnya.
Sementara itu, Sekda Erwin Ibrahim memaparkan indikator penilaian berdasarkan arahan Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. Kategori kinerja daerah dibagi menjadi tiga, yaitu:
- Tinggi: nilai 90–100
- Sedang: nilai 75–89
- Rendah: nilai 0–74, atau terdapat satu atau lebih program strategis nasional yang tidak dilaksanakan di daerah
(Masroni)
































