OGAN KOMERING ILIR, KITOUPDATE.COM — Musim kemarau yang semakin berkepanjangan membuat ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) semakin nyata dan mengkhawatirkan. Menyadari bahaya yang mengintai, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sirah Pulau Padang (SP Padang) bergerak cepat dengan menggelar patroli gabungan pengendalian Karhutla, sebagai wujud nyata sinergi kuat antarinstansi demi menjaga keselamatan masyarakat serta kelestarian lingkungan di wilayah tersebut.
Kegiatan patroli gabungan ini dipimpin langsung oleh Camat Sirah Pulau Padang, Indra Husin, S.Sos., M.Si, dan melibatkan unsur-unsur Forkopimcam lainnya, yakni TNI melalui Koramil 402/03 SP Padang, Polri melalui Polsek SP Padang, Dinas Kesehatan melalui Puskesmas SP Padang dan Puskesmas Awal Terusan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, serta perangkat desa dan masyarakat.
Dalam arahannya, Camat Indra Husin, S.Sos., M.Si menegaskan bahwa patroli ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan bentuk keseriusan pemerintah kecamatan dalam mencegah dan meminimalkan dampak kebakaran hutan dan lahan yang setiap musim kemarau selalu mengancam wilayah OKI.
“Sinergi dan kebersamaan adalah kunci utama dalam menghadapi bencana Karhutla. Tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak saja. TNI, Polri, Puskesmas, pemerintah desa, dan seluruh elemen masyarakat harus bergerak bersama, saling mendukung, dan saling mengawasi,” ujar Indra Husin. Rabu (26/08/2026)
Lebih lanjut, Camat Indra juga mengingatkan masyarakat agar tidak membakar lahan secara sembarangan, mengingat angin kencang dan kondisi tanah yang kering dapat memicu kebakaran besar dalam waktu singkat.
Ia juga menekankan bahwa pembakaran lahan merupakan tindakan yang melanggar hukum dan dapat dikenakan sanksi sesuai peraturan yang berlaku.
“Saya mohon kepada seluruh masyarakat, terutama yang memiliki lahan kosong, jangan sekali-kali membakar rumput atau sampah di lahan terbuka. Risikonya sangat besar, api bisa menyebar dengan cepat, merugikan orang lain, merusak lingkungan, dan tentu saja membahayakan kesehatan kita semua akibat asap yang dihasilkan,” tegas Indra.
Patroli gabungan ini berkeliling mengunjungi titik-titik rawan kebakaran yang tersebar di berbagai desa di wilayah Kecamatan SP Padang. Selain melakukan pemantauan langsung, tim juga menyampaikan imbauan kepada warga untuk meningkatkan kesiapsiagaan, menjaga kebersihan saluran air, serta menyiapkan sarana pemadam sederhana di setiap rumah dan lingkungan.
Pihaknya juga menegaskan bahwa Posko Siaga Karhutla yang telah dibuka sebelumnya tetap beroperasi penuh dan siap merespons laporan dari masyarakat kapan saja.
“Kami telah menyiapkan posko siaga yang beroperasi 24 jam. Jika warga melihat asap atau tanda-tanda kebakaran, segera laporkan ke perangkat desa, Koramil, Polsek, atau langsung ke kantor kecamatan. Semakin cepat kita tahu, semakin mudah kita memadamkan,” pungkas Indra.
Kegiatan ini mendapat apresiasi positif dari masyarakat setempat. Warga berharap sinergi antarinstansi ini terus dipertahankan, sehingga wilayah SP Padang tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan, serta udara tetap bersih dan sehat untuk dihirup bersama keluarga.
Dengan semangat gotong royong dan sinergi lintas sektor yang kuat, Forkopimcam SP Padang berkomitmen terus siaga dan berupaya maksimal hingga musim kemarau berakhir, demi mewujudkan lingkungan yang aman, bersih, dan sehat bagi seluruh warga Kecamatan SP Padang. (Hendri)



































