OGAN KOMERING ILIR, KITOUPDATE.COM — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, suasana penuh semangat dan kegembiraan selalu menyelimuti seluruh penjuru negeri. Salah satu tradisi yang tak pernah terlewatkan dan menjadi agenda tahunan yang paling ditunggu-tunggu adalah pelaksanaan berbagai perlombaan rakyat, dan di antara semuanya, lomba gerak jalan menjadi salah satu yang paling rutin dilaksanakan.
Bagi sebagian kalangan, lomba gerak jalan mungkin dianggap sekadar kegiatan rutin yang terkesan monoton dan berulang. Namun, siapa sangka di balik langkah-langkah serempak dan barisan yang tertata rapi itu, tersimpan makna yang sangat besar dan mendalam, yang tak sekadar hiburan semata.
Camat Sirah Pulau Padang (SP Padang), Indra Husin, S.Sos., M.Si., mengungkapkan hal tersebut ketika dimintai keterangan mengenai makna lomba gerak jalan yang kerap digelar dalam rangka menyambut HUT RI.
“Gerak jalan adalah lomba rakyat. Semua lapisan masyarakat dapat melaksanakannya, semua kalangan bisa mengikutinya, mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, hingga orang tua, baik laki-laki maupun perempuan. Tidak ada batasan dan tidak ada perbedaan,” ujar Indra Husin. Sabtu (15/08/2026).
Lebih jauh, Camat Indra menjelaskan keterkaitan lomba gerak jalan dengan jiwa nasionalisme yang menjadi fondasi kemerdekaan Indonesia.
“Gerak jalan adalah lambang kebersamaan dan persamaan persepsi dalam perjuangan meraih kemerdekaan. Kemerdekaan ini tidak datang begitu saja dengan sendirinya, melainkan lahir dari langkah bersama para pejuang. Bukan hanya langkah kaki satu orang saja, melainkan langkah beriringan dari seluruh pejuang yang telah berjuang dengan mengorbankan jiwa, raga, dan nyawa demi tegaknya kemerdekaan bangsa ini,” jelas Indra.
Melalui lomba gerak jalan, setiap peserta secara tidak langsung diajarkan untuk berjalan serempak, menjaga keselarasan langkah, serta saling mengisi satu sama lain agar tetap berjalan bersama tanpa ada yang tertinggal.
“Hal ini mencerminkan semangat persatuan dan kesatuan yang menjadi kunci keberhasilan bangsa Indonesia dalam mempertahankan dan mengisi kemerdekaan” terang Indra.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat tali persaudaraan antarwarga, menumbuhkan rasa cinta tanah air, serta mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang mendahului kita.
“Setiap langkah yang diayunkan bukan sekadar berjalan, melainkan wujud komitmen untuk terus melanjutkan perjuangan menjaga keutuhan dan kemajuan Negara Kesatuan Republik Indonesia” tegas Indra.
Dengan demikian, lomba gerak jalan yang kerap kita saksikan dan ikuti bukan sekadar perlombaan biasa, melainkan sebuah tradisi yang sarat dengan nilai-nilai luhur, di mana di setiap langkahnya tersimpan pesan persatuan, gotong royong, dan semangat nasionalisme yang tak boleh luntur seiring berjalannya waktu. (Hendri)



































