Beranda Ogan Kemering Ilir Maulid Nabi Muhammad di Batu Ampar: Perkuat Iman, Persaudaraan, dan Cinta Tanah...

Maulid Nabi Muhammad di Batu Ampar: Perkuat Iman, Persaudaraan, dan Cinta Tanah Air

28
0

OGAN KOMERING ILIR, KITOUPDATE.COM – Semangat keimanan, persaudaraan, dan cinta tanah air menyatu dalam suasana penuh kehangatan dan kekhidmatan, saat Pemerintah Desa Batu Ampar, Kecamatan Sirah Pulau Padang, Kabupaten Ogan Komering Ilir, menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang bertepatan dengan tahun 2026 Masehi. Kegiatan berlangsung di Masjid Jamik Al-Muttaqin, Desa Batu Ampar, dan dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat setempat.

Peringatan bersejarah ini dihadiri langsung oleh seluruh jajaran perangkat desa, unsur kelembagaan desa, P2UKD, pengurus masjid, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, remaja masjid, serta warga masyarakat Desa Batu Ampar. Seluruh rangkaian acara dipandu dengan lancar dan tertib oleh pembawa acara, Riski Ummiana.

Suasana khidmat langsung terasa menyelimuti seluruh ruangan masjid saat Azla, seorang Qariah, melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an dengan irama yang merdu dan menyentuh hati.

Lantunan indah ini menjadi pembuka yang penuh berkah, sekaligus menandai dimulainya rangkaian peringatan kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW, tokoh teladan yang membawa cahaya kebenaran, kedamaian, dan kemaslahatan bagi seluruh alam semesta.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Batu Ampar, M. Syukri, menyampaikan sambutan yang mengandung pesan mendalam tentang makna peringatan Maulid Nabi bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Ia menegaskan bahwa momen peringatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan waktu yang tepat untuk kembali merenungi, meneladani, dan mengamalkan ajaran-ajaran luhur yang dibawa oleh Rasulullah SAW.

“Kita berkumpul di sini bukan hanya untuk merayakan kelahiran Baginda Nabi, melainkan untuk memperteguh tekad, bersatu dalam iman, teguh dalam kemerdekaan, serta memperkokoh ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah wathaniyah. Persaudaraan sesama umat beragama dan persaudaraan sesama warga negara adalah kunci utama agar kita tetap kuat, damai, dan sejahtera, meski beragam latar belakang,” ujar M. Syukri. Minggu (13/09/2026).

Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1448 H ini, Kepala Desa Batu Ampar pun berpesan dan mengajak seluruh warga desa:

– Pertama, mari kita tingkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT. Perbanyak ibadah, jaga shalat berjamaah, dan perbanyak membaca shalawat kepada Nabi, karena shalawat adalah jalan mendekatkan diri kepada beliau dan jalan mendekatkan diri kepada Allah.

– Kedua, mari kita teladani akhlak Rasulullah dalam bermasyarakat. Jaga kerukunan, jaga keamanan desa, wujudkan lingkungan yang aman, bersih, nyaman, dan damai. Mari kita lanjutkan semangat gotong royong dalam pembangunan desa, agar desa kita semakin maju, sejahtera, dan makmur.

– Ketiga, mari kita tanamkan nilai-nilai kebaikan kepada anak-anak dan generasi penerus kita. Ajarkan mereka akhlak yang mulia, kejujuran, dan kasih sayang, agar kelak mereka menjadi generasi yang beriman, berilmu, bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara.

Lebih lanjut, Kepala Desa berharap semangat yang terpancar dari ajaran Nabi dapat menjadi landasan dalam menjaga kerukunan, ketertiban, dan kemajuan desa.

“Mari kita jadikan sifat pemaaf, jujur, amanah, dan menyampaikan kebenaran sebagaimana sifat Rasulullah sebagai cermin perilaku kita sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat, maupun dalam pelayanan publik,” harap M.Syukri.

Diakhir sambutannya Kepala Desa Batu Ampar pun tidak lupa menyampaikan informasi terkini mulai dari permasalahan Karhutla dan juga pertanian.

“Pada kesempatan ini kami juga menegaskan bahwa bagi seluruh masyarakat desa Batu Ampar dilarang keras membakar lahan dengan alasan apapun karena hukumannya tegas dan jelas, selain itu tahun ini desa kita juga mendapatkan bantuan dari kementerian pertanian (Kementan) untuk kegiatan pembersihan lahan persawahan yang sudah lama tidur khsususnya di areal RT 013, untuk itu kami mengharapkan kepada masyarakat yang ada di kawasan RT tersebut untuk segera melapor dan mendaftar baik langsung kepada pemerintah desa maupun ke Gapoktan” imbau M.Syukri.

Setelah sambutan dilanjutkan dengan acara inti, yaitu penyampaian materi dan ceramah agama yang mendalam seputar kehidupan, perjuangan, serta keteladanan Nabi Muhammad SAW. Materi tersebut disampaikan oleh Ustadz Muhammad Rianaldi, S.Pd, yang datang khusus dari Talang Betutu, Kota Palembang.

Dalam penyampaiannya, Ustadz Muhammad Rianaldi menguraikan secara luas bagaimana sosok Nabi Muhammad SAW diutus ke dunia sebagai rahmat bagi seluruh alam.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukanlah sekadar rutinitas atau seremonial belaka. Peringatan ini adalah momen istimewa, saat kita kembali mengenang, merenungi, dan meneladani perjalanan hidup, perjuangan, serta akhlak luhur yang dimiliki oleh Rasulullah SAW.

Beliau diutus Allah SWT ke tengah-tengah manusia sebagai Rahmatan Lil ‘Alamin, rahmat bagi seluruh alam semesta. Segala perilaku, perkataan, dan ketetapan beliau menjadi teladan terbaik bagi kita semua, sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an Surah Al-Ahzab ayat 21:

“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.”  ungkap Ustadz Rianaldi.

Sebagai umat Islam, sudah menjadi kewajiban kita untuk menjadikan sosok Nabi Muhammad SAW sebagai panutan dalam setiap langkah kehidupan.

“Akhlak beliau yang mulia, sikapnya yang penuh kasih sayang, kejujuran, amanah, cerdas, dan menyampaikan kebenaran, haruslah kita tanamkan dan amalkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, bertetangga, bermasyarakat, maupun dalam menjalankan tugas dan kewajiban kita masing-masing” lanjut Ustadz Rianaldi.

Beliau pun mengajak jamaah untuk benar-benar memahami makna kehadiran Nabi sebagai pembawa pesan persatuan, perdamaian, dan kesejahteraan.

“Nabi Muhammad SAW mengajarkan kita bahwa kekuatan sejati tidak terletak pada harta, jabatan, atau kekuasaan, melainkan terletak pada kekuatan iman, kekuatan persaudaraan, dan kekuatan akhlak yang mulia. Di tengah keberagaman yang kita miliki, ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah wathaniyah harus tetap terjaga erat. Jangan sampai perbedaan kecil memecah belah kita, justru jadikanlah perbedaan itu sebagai kekayaan dan kekuatan untuk membangun desa, daerah, dan negara yang makmur,” jelas Ustadz Rianaldi.

Penceramah juga menekankan pentingnya menjaga kemerdekaan yang telah diraih bangsa ini dengan berbekal akhlak mulia dan kerja keras, sesuai dengan ajaran yang dibawa oleh Rasulullah.

“Kemerdekaan adalah amanah, dan amanah itu wajib kita pelihara dan isi dengan karya-karya positif, agar generasi penerus kelak dapat hidup lebih baik, lebih maju, dan lebih beradab,” tegasnya.

Menutup seluruh rangkaian kegiatan, dilaksanakan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Ustadz Muhammad Rianaldi, S.Pd.

“Semoga dengan memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW ini, kita semua selaku umatnya mendapatkan syafaat beliau di hari kiamat kelak, senantiasa diberikan petunjuk, perlindungan, dan kemudahan dalam segala urusan, serta diberkahi hidup dunia dan akhirat” tutup Ustadz Rianaldi.

Dalam doa tersebut, seluruh hadirin memohon keberkahan, perlindungan, serta kemajuan bagi Desa Batu Ampar, Kabupaten OKI, dan seluruh bangsa Indonesia, serta memohon syafaat dan kasih sayang Allah SWT melalui perantaraan Nabi Muhammad SAW.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Batu Ampar ini berjalan dengan aman, tertib, penuh kekhidmatan, dan berakhir dalam suasana penuh rasa persaudaraan serta kedamaian.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan tetap hidup, tumbuh, dan melekat kuat di hati masyarakat, sebagai fondasi kokoh menuju kehidupan yang harmonis, makmur, dan sejahtera. (Hendri)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini