JAKARTA, KITOUPDATE.COM — Kedatangan mendadak Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan ke Indonesia berujung pada pertemuan tertutup dengan Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (28/10).
Pertemuan tersebut berlangsung setelah Vivian tiba di Jakarta pada Selasa (27/10) dan mengajukan permohonan untuk bertemu langsung dengan Presiden Prabowo. Permohonan itu kemudian diterima dan pertemuan digelar di kediaman Presiden di Hambalang.
Berdasarkan unggahan resmi Sekretariat Kabinet, pertemuan tersebut berlangsung di tengah agenda kenegaraan Presiden. Namun, hingga informasi ini disampaikan, belum ada keterangan terperinci mengenai pokok pembahasan dalam pertemuan tertutup tersebut.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya sebelumnya membenarkan rencana pertemuan itu. Ia menyebut Menlu Singapura datang secara mendadak dan meminta waktu untuk bertemu Presiden.
“Sejak kemarin pagi mendadak Menlu Singapura datang ke Indonesia dan mohon waktu sekali bertemu Pak Presiden, nanti sore akan diterima sebentar, tetapi tanya Pak Menlu saja pastinya ya,” ujar Teddy dalam keterangan di Jakarta.
Menurut Teddy, penerimaan tersebut mencerminkan perhatian Presiden Prabowo terhadap pemeliharaan hubungan baik dan penguatan komunikasi dengan negara-negara sahabat, terutama negara tetangga di kawasan Asia Tenggara.
Karhutla Masuk Agenda Pembicaraan Bilateral
Sebelum bertemu Presiden Prabowo, Vivian Balakrishnan telah mengadakan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Selasa (27/10).
Dalam pertemuan itu, kedua negara membahas sejumlah isu, termasuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dampaknya dapat meluas hingga ke negara tetangga.
Arrmanatha menegaskan bahwa penanganan karhutla menjadi salah satu prioritas pemerintah Indonesia. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada negara-negara, termasuk Singapura, yang menawarkan bantuan untuk mendukung pemadaman kebakaran.
Meski demikian, tawaran bantuan tersebut akan dipertimbangkan oleh otoritas terkait di Indonesia berdasarkan kebutuhan dan kondisi di lapangan.
Indonesia dan Singapura juga telah menyepakati pembentukan satuan tugas (satgas) untuk memperkuat kerja sama penanganan karhutla beserta dampaknya.
Pertemuan Prabowo dan Vivian di Hambalang berlangsung setelah pembahasan bilateral tersebut. Namun, belum ada konfirmasi bahwa isu karhutla menjadi agenda khusus dalam pertemuan langsung Presiden dengan Menlu Singapura itu. (**)


































