Beranda Headline Prabowo: 290 BUMN Ditutup, Negara Hemat Rp50 Triliun

Prabowo: 290 BUMN Ditutup, Negara Hemat Rp50 Triliun

69
0

JAKARTA, KITOUPDATE.COM — Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan pemerintah telah menutup 290 badan usaha milik negara (BUMN) yang dinilai tidak menguntungkan, berkinerja buruk, dan mengalami kerugian. Langkah tersebut, menurut Prabowo, telah menghemat biaya operasional hingga Rp50 triliun.

Prabowo menyampaikan hal itu saat memberikan sambutan pada penutupan Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, Jawa Timur, Senin (31/8).

“Dalam kurang dua tahun pemerintah yang saya pimpin, kita telah menutup 290 BUMN yang tidak menguntungkan, yang tidak punya kinerja baik, yang rugi kita tutup 290 BUMN,” kata Prabowo.

Menurut Prabowo, pengurangan jumlah BUMN tersebut merupakan bagian dari langkah efisiensi pemerintah untuk memangkas biaya yang dinilai tidak produktif.

Tak berhenti pada 290 BUMN, Prabowo mengatakan pemerintah akan melanjutkan penataan dengan menutup sedikitnya 700 BUMN lainnya hingga akhir 2026.

“Jadi, nanti hanya tinggal mungkin 250 BUMN. Tinggal 200 sampai 250,” ujarnya.

Prabowo berharap penyederhanaan jumlah BUMN tersebut dapat menekan beban biaya rutin perusahaan, termasuk biaya yang berkaitan dengan jajaran direksi dan komisaris.

“Berarti harapan saya kita bisa menghemat Rp100 triliun dari overhead, dari biaya rutin, gaji direksi, gaji komisaris,” kata Prabowo.

Presiden juga mengklaim pemerintah telah melakukan efisiensi di berbagai sektor dengan nilai penghematan secara keseluruhan mendekati Rp300 triliun setiap tahun.

Menurut dia, dana yang berhasil dihemat tersebut tidak sekadar dipangkas dari belanja pemerintah, tetapi akan dialihkan untuk membiayai berbagai program yang ditujukan bagi masyarakat.

“Uang inilah yang kita alihkan, yang kita gelontorkan sebesar-besarnya untuk rakyat,” kata Prabowo. (**)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini