JAKARTA, KITOUPDATE.COM – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi menunjuk Sumatera Utara sebagai tuan rumah ASEAN U-19 Championship 2026 atau Piala AFF U-19 yang akan digelar pada 1–14 Juni 2026.
Keputusan tersebut tertuang dalam surat PSSI kepada Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution. Penunjukan ini menjadi bagian dari strategi PSSI untuk memperluas pusat kegiatan sepak bola nasional ke berbagai daerah.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan pihaknya ingin memberi kesempatan bagi daerah-daerah di Indonesia untuk terlibat dalam penyelenggaraan event internasional.
“Sumatera Utara menunjukkan kesiapan dan dukungan yang baik,” kata Erick dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat.
Penunjukan ini juga didukung rekam jejak Sumatera Utara yang sukses menggelar Piala Kemerdekaan 2025. Turnamen tersebut diikuti empat peserta FIFA U-17 World Cup 2025 yakni Indonesia, Tajikistan, Mali, dan Uzbekistan.
Menurut Erick, pengalaman tersebut menjadi bukti bahwa Sumatera Utara memiliki kapasitas untuk menyelenggarakan turnamen internasional.
“Kami melihat adanya kesiapan dari sisi fasilitas dan dukungan masyarakat,” ujarnya.
Untuk memastikan kesiapan tersebut, PSSI telah melakukan inspeksi stadion dan fasilitas latihan di Sumatera Utara pada 25–27 Februari 2026 yang dipimpin anggota Komite Eksekutif Arya Sinulingga.
Beberapa stadion yang diperiksa antara lain Stadion Utama Sumatera Utara, Stadion Teladan, dan Stadion Mini Pancing. Sementara fasilitas latihan meliputi Stadion Mini Pancing, Stadion Madya Sumatera Utara 1 dan 2, Lapangan PPLP Sumatera Utara, serta Lapangan Cadika Medan.
Inspeksi lanjutan dari ASEAN Football Federation (AFF) dijadwalkan berlangsung pada April 2026.
Erick berharap penyelenggaraan turnamen ini dapat menjadi momentum bagi daerah untuk meningkatkan fasilitas olahraga sekaligus memperkuat ekosistem sepak bola nasional.
“Harapannya, kegiatan seperti ini bisa mendorong berkembangnya sepak bola daerah dan memperkuat ekosistem olahraga secara luas,” kata Erick.
Pada edisi kali ini, Timnas Indonesia U-19 yang dilatih Nova Arianto berstatus juara bertahan. Indonesia sebelumnya juga pernah menjuarai turnamen ini pada 2013, ketika tim dilatih Indra Sjafri. (Ant/net/**)


































