Beranda Banyuasin Rapat Study Kelayakan SPAM, Langkah Awal Pemkab Banyuasin Benahi Ketersediaan Air Bersih

Rapat Study Kelayakan SPAM, Langkah Awal Pemkab Banyuasin Benahi Ketersediaan Air Bersih

73
0

BANYUASIN, KITOUPDATE.COM – Pemerintah Kabupaten Banyuasin mulai mengambil langkah strategis dalam meningkatkan ketersediaan air bersih bagi masyarakat melalui penyusunan Feasibility Study (FS) Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).

Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuasin, Ir. Erwin Ibrahim, ST., MM., MBA., IPU., ASEAN.Eng., didampingi Direktur Perumda Tirta Betuah H. Hendra Gunawan, ST., MM., bersama perwakilan PT Mustika Jimbaran Indah dan Konsultan PT Haskoning Indonesia menggelar Rapat Koordinasi Penyusunan Study Kelayakan SPAM Kabupaten Banyuasin di Hotel Luminor Palembang, Senin (6/7/2026).

Sebelum pelaksanaan rapat, Perumda Tirta Betuah, PT Mustika Jimbaran Indah, Konsultan PT Haskoning Indonesia, serta Pemerintah Kabupaten Banyuasin melalui Dinas PUPR Banyuasin telah melakukan survei lapangan. Kegiatan tersebut bertujuan mengumpulkan data, melihat kondisi eksisting sumber air, serta mengevaluasi sistem pelayanan PDAM yang telah berjalan.

Dalam rapat tersebut, PT Haskoning Indonesia menyampaikan sejumlah langkah tindak lanjut yang perlu dilakukan oleh Perumda Tirta Betuah, di antaranya pengiriman data prioritas dari Perumda, penerbitan surat pengantar untuk kebutuhan izin survei, penyusunan Rencana Detail Survei (RDS), kunjungan ke instansi terkait, koordinasi pelaksanaan RDS bersama Perumda, konfirmasi lokasi pengambilan sampel air baku, serta pengaturan intensitas koordinasi lanjutan.

Sekda Banyuasin Erwin Ibrahim menyampaikan bahwa penyusunan kajian kelayakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan pelayanan air bersih kepada masyarakat.

Menurutnya, Pemkab Banyuasin memiliki keinginan besar untuk melakukan revitalisasi terhadap sistem penyediaan air minum yang ada. Namun, keterbatasan kemampuan anggaran daerah menjadi salah satu kendala dalam pelaksanaan revitalisasi secara menyeluruh.

“Pemkab Banyuasin pada dasarnya sangat ingin melakukan revitalisasi, namun dengan keterbatasan anggaran yang ada, pemerintah daerah belum mampu melakukan revitalisasi PDAM Banyuasin secara maksimal,” ujar Erwin.

Ia berharap keterlibatan PT Mustika Jimbaran Indah dapat menjadi solusi dan membuka peluang percepatan pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat Banyuasin.

“Kerja sama ini menjadi langkah positif bagi Kabupaten Banyuasin dalam mewujudkan pelayanan air bersih yang lebih layak. Semoga kolaborasi ini dapat memberikan manfaat besar bagi kedua belah pihak, terutama bagi masyarakat Banyuasin,” pungkasnya. (Julyo)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini