Beranda Headline Ratusan Mahasiswa Kepung Kantor DPRD Sumsel

Ratusan Mahasiswa Kepung Kantor DPRD Sumsel

81
0

PALEMBANG, KITOUPDATE.COM – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari berbagai perguruan tinggi di Kota Palembang menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Senin (15/6/2026).

Aksi yang berlangsung sejak siang hari itu diwarnai penyampaian berbagai tuntutan terkait kebijakan pemerintah, mulai dari evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), persoalan ekonomi, hingga pengelolaan anggaran yang dinilai perlu mendapat perhatian serius.

Massa tiba di kawasan Simpang Lima DPRD Sumsel sekitar pukul 13.11 WIB dengan pengawalan aparat kepolisian. Mereka berjalan kaki menuju lokasi aksi sambil membawa kendaraan komando yang digunakan sebagai pusat penyampaian orasi.

Kehadiran ratusan mahasiswa sempat menyebabkan rekayasa lalu lintas di sekitar kawasan DPRD Sumsel. Personel Satlantas Polrestabes Palembang melakukan pengalihan arus kendaraan dari sejumlah ruas jalan guna mengantisipasi kepadatan selama aksi berlangsung.

Sekitar pukul 13.38 WIB, massa bergerak mendekati gerbang utama DPRD Sumsel dan secara bergantian menyampaikan aspirasi. Suasana aksi semakin semarak ketika para mahasiswa menyanyikan lagu Buruh Tani sebagai simbol solidaritas perjuangan.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa juga melakukan aksi simbolik dengan mengangkat kartu merah di hadapan Ketua DPRD Sumsel, Andie Dinialdie. Kartu merah itu disebut sebagai bentuk kritik sekaligus peringatan terhadap sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai belum sepenuhnya berpihak kepada rakyat.

Melalui orasi yang disampaikan secara bergantian, mahasiswa menyoroti berbagai persoalan yang mereka anggap mendesak, mulai dari kondisi ekonomi masyarakat hingga pelaksanaan sejumlah program pemerintah.

“Hari ini kita berdiri di depan sini sedangkan mereka duduk santai di gedung itu,” ujar salah satu koordinator lapangan saat menyampaikan orasi di hadapan massa aksi.

Mahasiswa menegaskan bahwa aksi pengangkatan kartu merah merupakan simbol ketidakpuasan sekaligus desakan agar pemerintah dan lembaga legislatif lebih responsif terhadap kondisi masyarakat serta aspirasi yang berkembang di tengah publik.

Aspirasi tersebut disampaikan langsung di hadapan Ketua DPRD Sumsel, Andie Dinialdie, yang hadir untuk menerima tuntutan mahasiswa. Massa berharap seluruh aspirasi yang disampaikan dapat diteruskan kepada pemerintah pusat maupun pihak terkait untuk ditindaklanjuti.

Sementara itu, aparat kepolisian tampak bersiaga di sejumlah titik guna memastikan jalannya aksi berlangsung aman dan kondusif. (Eko Saputra)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini