OGAN KOMERING ILIR, KITOUPDATE.COM – Manajemen RSUD Kayuagung menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan kesehatan yang setara, transparan, dan bebas diskriminasi kepada seluruh masyarakat.
Direktur RSUD Kayuagung, Muhammad Tito Aristian, memastikan tidak ada perbedaan perlakuan terhadap pasien, baik berdasarkan status sosial, jenis kepesertaan jaminan kesehatan, maupun asal daerah.
Komitmen tersebut ditegaskan Tito saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan peninjauan langsung ke sejumlah unit pelayanan rumah sakit.
“Saya tegaskan, tidak boleh ada praktik diskriminasi dalam bentuk apa pun di RSUD Kayuagung. Baik pasien umum maupun peserta jaminan kesehatan, semuanya berhak mendapatkan pelayanan yang sama, layak, cepat, dan manusiawi,” tegas Tito di hadapan jajaran manajemen dan tenaga kesehatan.
Menurutnya, pelayanan rumah sakit tidak hanya berorientasi pada aspek kuratif, tetapi juga harus mengedepankan kenyamanan pasien, etika pelayanan, serta kecepatan respons petugas.
Karena itu, seluruh elemen rumah sakit, mulai dari manajemen, dokter, perawat, hingga petugas administrasi, diminta menjadikan pelayanan prima sebagai budaya kerja.
Pangkas Birokrasi, Perkuat Pengawasan
Untuk mewujudkan komitmen tersebut, RSUD Kayuagung terus melakukan berbagai pembenahan, di antaranya melalui evaluasi dan pembinaan rutin sumber daya manusia, penyederhanaan alur pelayanan, serta peningkatan sarana dan prasarana penunjang kenyamanan pasien dan keluarga.
Tak hanya itu, manajemen juga membuka ruang pengaduan bagi masyarakat sebagai bentuk transparansi dan penguatan fungsi kontrol publik.
“Jika masyarakat menemukan pelayanan yang tidak sesuai standar atau kurang ramah, silakan laporkan. Setiap aduan akan kami tindak lanjuti secara objektif dan tegas,” ujarnya.
Masyarakat Sambut Positif
Komitmen RSUD Kayuagung mendapat respons positif dari masyarakat. Yesi, warga Desa Batu Ampar, mengaku optimistis kebijakan tersebut mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi pasien, termasuk warga dari luar daerah.
“Ini menjadi kabar baik bagi kami. Harapannya, komitmen yang disampaikan direktur benar-benar diterapkan hingga ke tingkat pelayanan terdepan, sehingga tidak ada lagi pasien yang merasa dibedakan,” kata Yesi.
Ia juga mengapresiasi peningkatan kualitas layanan yang mulai dirasakan masyarakat, terutama dari sisi kebersihan lingkungan rumah sakit dan respons cepat tenaga medis.
Menutup sidaknya, Direktur RSUD Kayuagung menginstruksikan seluruh jajaran untuk terus menjaga kepercayaan publik dan memperkuat transformasi rumah sakit sebagai pusat layanan kesehatan rujukan yang aman, nyaman, profesional, dan humanis.



































