OGAN KOMERING ILIR, KITOUPDATE.COM – Proses penilaian Tenaga Kesehatan Daerah (Nakesda) berlangsung secara resmi dan tertib di Puskesmas Sirah Pulau Padang (SP Padang), Kabupaten Ogan Komering Ilir. Kegiatan penilaian ini bertujuan untuk menguji kompetensi, kelayakan serta kesiapan tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan medis yang berkualitas dan profesional bagi masyarakat luas.
Acara penilaian dihadiri langsung oleh tim penguji yang ditunjuk secara resmi dari Provinsi Sumatera Selatan, terdiri dari drg. Sofia Enizar, M.Kes, drg. Andhika Sitasari, serta dr. Uke Veronika, M.Km. Turut hadir mewakili Dinas Kesehatan Kabupaten OKI adalah Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK), Ahmad Mutdasir, S.KM., M.Kes. Selain itu, turut hadir dari pihak Pemerintah Kecamatan Sirah Pulau Padang yaitu Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial (Kasi Kesos), M. Tumpul, serta Kepala Puskesmas SP Padang, Dadang Hanura, S.Kep bersama seluruh jajaran staf dan tenaga medis di lingkungan kerja puskesmas tersebut.
Kandidat yang menjalani proses penilaian Tenaga Kesehatan Daerah pada kesempatan ini adalah drg. Meyti Isriyanti Lestari, dokter gigi yang bertugas dan mengabdi di Puskesmas Sirah Pulau Padang.
Penilaian dilaksanakan secara komprehensif, mencakup pengujian pengetahuan teoritis, keterampilan teknis praktik, kemampuan pengambilan keputusan medis, serta sikap profesionalisme dalam berinteraksi dengan pasien dan rekan kerja.
Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan OKI, Ahmad Mutdasir, S.KM., M.Kes menyampaikan bahwa penilaian ini adalah sebuah langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi dan mutu layanan.
“Penilaian Tenaga Kesehatan Daerah ini bukan sekadar prosedur administrasi semata, melainkan langkah strategis untuk menjamin kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan yang bertugas melayani masyarakat. Kami ingin memastikan setiap tenaga kesehatan yang bertugas memiliki kompetensi yang memadai, berintegritas tinggi, serta mampu memberikan pelayanan prima sesuai standar profesi yang berlaku. Keberhasilan tenaga kesehatan dalam menjalani penilaian ini akan menjadi modal penting untuk meningkatkan mutu layanan kesehatan dasar hingga ke pelosok desa di wilayah Kabupaten OKI.” Ujar Ahmad. Senin (10/08/2026).
Sementara itu, Kepala Puskesmas Sirah Pulau Padang, Dadang Hanura, S.Kep mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan penilaian tersebut dan memberikan dukungan penuh kepada kandidat yang menjalani ujian.
“Seluruh jajaran Puskesmas SP Padang menyambut baik dan mendukung penuh pelaksanaan penilaian ini. drg. Meyti Isriyanti Lestari merupakan tenaga medis yang telah menunjukkan dedikasi tinggi selama bertugas di sini, rajin mengembangkan kemampuan serta penuh tanggung jawab dalam melayani keluhan kesehatan gigi dan mulut masyarakat. Kami berharap beliau dapat menjalani seluruh rangkaian penilaian dengan tenang, maksimal dan mencapai hasil yang membanggakan, sebagai bukti kualitas tenaga kesehatan yang kami miliki” tegas Dadang.
Ketua tim penguji dari Provinsi Sumatera Selatan, drg. Sofia Enizar, M.Kes juga memberikan keterangan terkait pelaksanaan penilaian.
“Kami melaksanakan penilaian dengan prinsip objektif, transparan dan sesuai dengan standar nasional kompetensi tenaga kesehatan. Aspek yang kami nilai meliputi penguasaan ilmu kedokteran gigi, keterampilan tindakan klinis, kemampuan komunikasi dengan pasien hingga kemampuan beradaptasi dengan kondisi layanan kesehatan di tingkat puskesmas. Hal ini penting agar tenaga kesehatan yang dinyatakan lulus benar-benar mampu menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah kerjanya masing-masing.”jelas Sofia.
Proses penilaian berlangsung dengan lancar, tertib dan penuh suasana profesionalisme. Hasil dari penilaian ini nantinya akan menjadi dasar resmi dalam penempatan, pengembangan karir serta peningkatan kesejahteraan tenaga kesehatan yang bersangkutan.
“Kita semua berharap melalui pelaksanaan kegiatan ini secara berkelanjutan, kualitas sumber daya manusia di sektor kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ilir akan terus meningkat, sehingga dapat mewujudkan layanan kesehatan yang merata, bermutu dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat” pungkas Sofia. (Hendri)



































