Beranda Olahraga 120 Menit Tanpa Gol, Swiss Menang Adu Penalti atas Kolombia

120 Menit Tanpa Gol, Swiss Menang Adu Penalti atas Kolombia

70
0

VANCOUVER, KITOUPDATE.COM – Swiss memastikan tiket ke perempat final Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Kolombia melalui drama adu penalti 4-3 pada babak 16 besar di Stadion BC Place, Vancouver, Selasa waktu setempat.

Pertandingan berlangsung sengit tanpa gol selama 120 menit. Penampilan gemilang kiper Gregor Kobel serta ketenangan para algojo Swiss di babak tos-tosan menjadi pembeda yang mengantarkan mereka ke delapan besar.

Kemenangan ini membuat Swiss akan menghadapi juara bertahan Argentina pada laga perempat final yang digelar di Stadion Arrowhead, Kansas, Minggu (12/7) pukul 08.00 WIB.

Sejak menit awal, Kolombia tampil agresif. Gustavo Puerta memperoleh peluang emas, namun sepakannya masih mampu dimentahkan Kobel.

Swiss membalas lewat aksi individu Fabian Rieder yang memaksa Camilo Vargas melakukan penyelamatan penting. Rieder kembali mengancam melalui tendangan bebas, tetapi bola masih melenceng dari sasaran.

Hingga waktu normal berakhir, kedua tim gagal memecah kebuntuan sehingga pertandingan harus berlanjut ke babak tambahan.

Pada extra time, Kolombia nyaris mencetak gol ketika sepakan Jhon Lucumi membentur mistar gawang Swiss. Tak lama kemudian, Gregor Kobel kembali menunjukkan kualitasnya dengan menggagalkan peluang Jaminton Campaz.

Swiss juga memperoleh kesempatan melalui Zeki Amdouni, tetapi Camilo Vargas sigap mengamankan bola.

Karena skor tetap 0-0 hingga 120 menit, pertandingan ditentukan lewat adu penalti.

Swiss tampil lebih tenang dan akhirnya menang 4-3 setelah dua penendang Kolombia, Davinson Sanchez dan Cucho Hernandez, gagal menjalankan tugasnya.

Hasil tersebut mengantar Swiss melaju ke perempat final, sekaligus membuka peluang menghadirkan kejutan saat berhadapan dengan juara bertahan Argentina dalam perebutan tiket semifinal Piala Dunia 2026. (Net)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini