BANYUASIN, KITOUPDATE.COM – Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, mendapat kepercayaan untuk menjadi kawasan percontohan pengembangan pertanian modern berbasis IMMACo (Indonesian Millennial for Modern Agriculture Corporation). Program tersebut dipusatkan di Kecamatan Muara Telang dengan tujuan mendukung percepatan swasembada pangan nasional sekaligus mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Kepercayaan tersebut ditandai dengan kehadiran langsung Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, S.H., M.H., dalam rapat percepatan pengembangan kawasan koperasi terintegrasi IMMACo yang digelar di Ruang Rapat Catur Gatra, Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Gedung D Lantai IV, Jakarta, Jumat (11/9).
Dalam rapat tersebut, Kabupaten Banyuasin secara khusus ditunjuk sebagai kawasan percontohan pengembangan pertanian modern melalui program IMMACo. Wilayah Kecamatan Muara Telang menjadi salah satu fokus utama dengan luasan kawasan yang mencapai sekitar 22 ribu hektare.
Pengembangan kawasan tersebut diharapkan mampu menjadi model pertanian modern yang terintegrasi, mulai dari penguatan koperasi hingga pengelolaan dan pengembangan produk pertanian. Dengan konsep tersebut, produktivitas pertanian diharapkan meningkat dan pada akhirnya berdampak terhadap kesejahteraan para petani.
Program IMMACo juga dinilai memiliki peran strategis dalam membangun ekosistem pertanian yang lebih modern dan terorganisasi. Integrasi antara koperasi, petani, produksi, hingga pengembangan produk diharapkan dapat menciptakan sistem pertanian yang lebih efisien, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Bupati Banyuasin Askolani menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Kementerian Pertanian kepada Kabupaten Banyuasin. Menurutnya, kepercayaan tersebut menjadi peluang besar bagi daerah untuk semakin mengoptimalkan potensi sektor pertanian yang dimiliki.
“Program IMMACo sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Banyuasin dalam mengoptimalkan potensi pertanian daerah sekaligus mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam mewujudkan swasembada pangan nasional,” ujar Askolani.
Ia menegaskan, Kabupaten Banyuasin memiliki potensi pertanian yang besar sehingga pengembangan kawasan pertanian modern menjadi langkah penting untuk meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat posisi petani dalam rantai produksi dan pemasaran hasil pertanian.
Dengan ditetapkannya Muara Telang sebagai kawasan percontohan IMMACo, Banyuasin diharapkan dapat menjadi salah satu model pengembangan pertanian modern yang dapat direplikasi di daerah lain. Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dan mendorong kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian. (Masroni)



































