PALI, KITOUPDATE.COM – Kunjungan koordinasi yang dilakukan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Macan ke kantor DPRD Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Selasa (12/5/2026), berujung kekecewaan. Rombongan yang tiba sekitar pukul 11.00 WIB tidak menemukan satu pun anggota DPRD berada di kantor.
Kedatangan LSM Macan tersebut bertujuan menindaklanjuti surat yang sebelumnya telah disampaikan kepada DPRD PALI pada 6 Mei 2026. Namun saat tiba di kantor wakil rakyat itu, suasana tampak sepi tanpa kehadiran anggota dewan yang dapat menerima aspirasi maupun melakukan koordinasi lanjutan.
Ketua Umum LSM Macan, Beniwisakti, menyayangkan kondisi tersebut. Menurutnya, keberadaan anggota DPRD di kantor merupakan bagian penting dari pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam menerima pengaduan dan aspirasi publik.
“Sebagai pendiri Kabupaten PALI, saya berharap daerah ini bisa lebih baik dari daerah lain. Namun kenyataannya justru seperti ini. Kami datang untuk melakukan koordinasi secara baik-baik, tetapi tidak ada satu pun anggota DPRD yang berada di kantor,” ujar Beniwisakti.
Ia menilai kondisi kantor DPRD yang kosong dapat menimbulkan kesan kurang maksimalnya pelayanan terhadap masyarakat. Menurutnya, DPRD sebagai rumah rakyat seharusnya selalu siap menerima kedatangan masyarakat maupun organisasi sosial.
“Bagaimana masyarakat mau menyampaikan aspirasi atau pengaduan terhadap wakilnya kalau kantor dalam keadaan kosong seperti ini. DPRD merupakan rumah rakyat, sehingga seharusnya ada perwakilan yang siap menerima masyarakat,” tegasnya.
Beniwisakti berharap ke depan DPRD PALI dapat meningkatkan kedisiplinan dan pelayanan publik, terutama dalam menerima kunjungan masyarakat serta menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan.
Ia juga menegaskan bahwa LSM Macan akan terus mengawal berbagai persoalan yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat dan mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang lebih terbuka, responsif, dan berpihak kepada rakyat di Kabupaten PALI.


































