Beranda PALI Langkah Visioner Bupati Asgianto, Sumur Minyak Pertamina Diproyeksikan Jadi Mesin Baru PAD...

Langkah Visioner Bupati Asgianto, Sumur Minyak Pertamina Diproyeksikan Jadi Mesin Baru PAD PALI

138
0

PALI, KITOUPDATE.COM – Langkah strategis yang ditempuh Bupati PALI Asgianto dalam memperkuat ketahanan fiskal daerah mulai menunjukkan hasil nyata. Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) berhasil mengamankan kontrak pengelolaan sumur minyak Pertamina yang diproyeksikan menjadi sumber pendapatan baru bagi daerah.

Keberhasilan tersebut dinilai sebagai terobosan penting di tengah upaya Pemkab PALI mengatasi tekanan fiskal sekaligus memperkuat fondasi ekonomi daerah. Pengelolaan sumur minyak ini diharapkan mampu membuka peluang peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara signifikan dalam beberapa tahun mendatang.

Saat dikonfirmasi Kitoupdate.com, Kamis (18/6/2026), Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten PALI, Aryansyah, menegaskan bahwa pengelolaan sektor energi harus tetap berjalan seiring dengan komitmen menjaga kelestarian lingkungan.

“Secara normatif, kami di Dinas Lingkungan Hidup bertugas memastikan setiap kebijakan pemanfaatan energi tetap sejalan dengan regulasi perlindungan lingkungan hidup. Langkah yang diambil Bapak Bupati Asgianto bukan hanya berorientasi pada peningkatan pendapatan daerah, tetapi juga merupakan bentuk tanggung jawab jangka panjang dalam menyeimbangkan pembangunan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan,” ujar Aryansyah.

Aryansyah menjelaskan, DLH PALI akan melakukan pengawasan ketat terhadap seluruh aktivitas operasional sumur minyak guna meminimalkan risiko pencemaran lingkungan dan memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, keterlibatan langsung pemerintah daerah dalam pengelolaan sumur minyak memberikan ruang yang lebih besar untuk menerapkan standar perlindungan lingkungan secara optimal.

“Kami telah menyiapkan sistem pengawasan berlapis. Investasi ini tidak boleh meninggalkan persoalan lingkungan bagi generasi mendatang. Dengan keterlibatan langsung Pemkab PALI, standar pengelolaan limbah dan perlindungan ekosistem dapat diterapkan secara lebih ketat, transparan, dan terukur,” tegasnya.

Selain aspek lingkungan, pengelolaan sumur minyak Pertamina ini juga diyakini akan menjadi salah satu penopang utama struktur APBD PALI ke depan.

Aryansyah mengungkapkan, potensi pendapatan yang dapat diperoleh daerah dari pengelolaan sumur minyak tersebut diperkirakan berada pada kisaran Rp80 miliar hingga Rp200 miliar.

“Sumur minyak Pertamina ini berpotensi menjadi mesin baru bagi kemandirian fiskal Kabupaten PALI. Pendapatan yang dihasilkan nantinya akan dikembalikan kepada masyarakat melalui program pembangunan, percepatan infrastruktur, serta peningkatan layanan publik yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan warga,” jelasnya.

Keberhasilan mengamankan kontrak pengelolaan sumur minyak ini menjadi salah satu langkah konkret Pemkab PALI dalam menghadapi tantangan fiskal yang selama ini membayangi daerah.

Aryansyah menilai, upaya yang dilakukan Bupati Asgianto bersama jajaran pemerintah daerah merupakan bentuk kerja nyata yang dirancang secara matang untuk memperkuat kemandirian daerah.

“Ini adalah jawaban atas berbagai keraguan yang muncul di tengah masyarakat. Apa yang diperjuangkan Bapak Bupati bersama jajaran bukan sekadar wacana, melainkan kerja nyata yang terukur. Dengan potensi pendapatan mencapai ratusan miliar rupiah, PALI memiliki peluang besar untuk memperkuat kemandirian energi sekaligus meningkatkan kapasitas fiskal daerah,” pungkasnya. (Anies)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini