Beranda Ogan Kemering Ilir Sinergi dan Kolaborasi Kunci Utama Percepatan Pembangunan Kabupaten OKI

Sinergi dan Kolaborasi Kunci Utama Percepatan Pembangunan Kabupaten OKI

8
0

OGAN KOMERING ILIR, KITOUPDATE.COM — Sinergi yang kuat dan kolaborasi yang erat antar seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci utama dalam mempercepat laju pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Semangat inilah yang menjadi landasan utama dalam pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) bulanan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten OKI yang digelar secara rutin.

Rapat koordinasi kali ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten OKI, Ir. H. Asmar Wijaya, M.Si., dan berlangsung di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten OKI. Kegiatan ini juga dihadiri oleh seluruh Kepala OPD, pimpinan instansi vertikal, serta jajaran pejabat terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten OKI, sebagai wujud nyata komitmen bersama dalam menyatukan visi dan misi pembangunan daerah.

Dalam arahannya, Sekda Ir. H. Asmar Wijaya menegaskan bahwa rapat koordinasi bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan wadah strategis untuk menyelaraskan langkah, mengevaluasi capaian kinerja, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta merumuskan solusi dan langkah konkret demi peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Kita tidak bisa berjalan sendiri. Setiap OPD memiliki tugas dan fungsi masing-masing, namun tujuan akhirnya hanya satu yaitu melayani masyarakat dan mewujudkan Kabupaten OKI yang maju, sejahtera, dan berkeadilan. Tanpa sinergi dan kolaborasi yang baik, program yang telah dirancang tidak akan berjalan optimal dan tepat sasaran,” ujar Sekda Asmar. Kamis (24/09/2026)

Setiap pelaksanaan rapat koordinasi Kepala OPD Kabupaten OKI selalu membahas sejumlah materi pokok yang menjadi tolok ukur keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan daerah, antara lain:

1. Evaluasi Kinerja dan Capaian Program Kerja

Setiap OPD memaparkan realisasi program dan kegiatan yang telah dilaksanakan, beserta tingkat pencapaian target yang telah ditetapkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Dibahas pula perbandingan antara rencana dengan realisasi, serta alasan-alasan yang menyebabkan keterlambatan atau ketidaktercapaian target, sehingga dapat segera ditemukan solusi perbaikannya.

2. Penyerapan Anggaran Daerah

Pembahasan mengenai realisasi anggaran pendapatan dan belanja daerah menjadi agenda utama. Ditekankan pentingnya percepatan penyerapan anggaran agar program dapat berjalan tepat waktu dan manfaatnya segera dirasakan masyarakat, sekaligus menghindari sisa anggaran yang tidak produktif di akhir tahun.

3. Tata Kelola Keuangan dan Aset Daerah yang Transparan & Akuntabel

Seluruh jajaran pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memperkuat pengelolaan keuangan dan aset daerah yang bersih, transparan, bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta mengikuti prinsip akuntabilitas publik. Hal ini juga mencakup persiapan dan tindak lanjut hasil pemeriksaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

4. Persiapan dan Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan

Materi ini membahas kesiapan administrasi dan dokumen setiap OPD dalam menghadapi pemeriksaan dari instansi terkait, serta langkah konkret dalam menindaklanjuti temuan dan rekomendasi yang telah disampaikan, agar perbaikan berkelanjutan dapat dilakukan secara konsisten.

5. Sinergi Antar Sektor dalam Penanganan Isu Strategis Daerah

Berbagai isu strategis yang sedang dan akan dihadapi daerah dibahas secara lintas sektor, seperti penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), penurunan angka stunting, peningkatan cakupan pelayanan kesehatan dan pendidikan dasar, pengelolaan dana desa, serta percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan. Semua hal ini memerlukan kerja sama antar OPD yang tidak dapat berjalan sendiri-sendiri.

6. Pelayanan Publik dan Kepuasan Masyarakat

Seluruh OPD terus didorong untuk meningkatkan kualitas pelayanan sesuai standar operasional prosedur, mempercepat waktu pelayanan, serta mendengarkan masukan dan keluhan masyarakat sebagai bahan perbaikan berkelanjutan. Prinsipnya, pelayanan prima adalah prioritas utama.

7. Koordinasi Tindak Lanjut Instruksi Pemerintah Pusat dan Provinsi

Setiap arahan dan kebijakan dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi dibahas untuk diselaraskan dengan kondisi dan kebutuhan daerah, sehingga kebijakan dapat dilaksanakan secara konsisten dan tepat sasaran di tingkat kabupaten hingga ke desa-desa.

Sekretaris Daerah Kabupaten OKI menambahkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari terselesaikannya pembangunan fisik, tetapi juga dari meningkatnya kualitas hidup masyarakat.

Oleh karena itu, setiap OPD diminta untuk terus berinovasi, bekerja lebih baik, dan membangun komunikasi yang erat dengan masyarakat.

“Mari kita tinggalkan ego sektoral. Kita adalah satu tim, satu keluarga besar Pemerintah Kabupaten OKI. Apa yang menjadi keberhasilan satu OPD adalah kebanggaan kita semua, dan apa yang menjadi kendala satu OPD adalah tanggung jawab kita bersama untuk menyelesaikannya,” imbau Sekda Asmar.

Sebagai penutup, seluruh peserta rapat menyatakan komitmen bersama untuk terus memperkuat sinergi, memperbaiki kinerja, dan meningkatkan kualitas pelayanan.

“Mari bersama-sama kita dukung setiap langkah pembangunan demi terwujudnya Kabupaten Ogan Komering Ilir yang lebih maju, sejahtera, dan melayani bagi seluruh masyarakat” tutup Asmar. (Hendri)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini