JAKARTA, KITOUPDATE.COM – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengajak generasi muda tidak menjauhi dunia politik. Menurutnya, keputusan anak muda untuk terjun ke politik merupakan langkah besar yang membutuhkan keberanian.
AHY menilai, kehadiran generasi muda di dunia politik penting untuk menghadirkan gagasan baru dan memperkuat kepedulian terhadap masa depan bangsa.
“Bagi teman-teman yang baru bergabung di dunia politik, saya rasa telah mengambil keputusan besar. Saya sangat respek dan mengapresiasi keberanian itu,” kata AHY setelah menghadiri peluncuran buku Kepemimpinan AHY: Dalam Beragam Sudut Pandang Tokoh Muda Indonesia di kawasan Menteng, Jakarta, Rabu (23/9/2026) malam.
Ia mengajak anak muda yang telah memilih jalur politik untuk menunjukkan bahwa idealisme dan gagasan yang baik tetap memiliki ruang dalam kehidupan demokrasi.
“Mari kita tunjukkan bahwa selalu ada jalan untuk idealisme, selalu ada jalan bagi gagasan yang baik, dan selalu ada jalan bagi mereka yang punya mentalitas untuk bangkit walaupun kita tidak selalu berhasil ataupun sukses dalam apa yang kita cita-citakan,” ujarnya.
Politik Bukan untuk Dihindari
AHY menegaskan, politik bukan sesuatu yang harus dihindari oleh generasi muda Indonesia. Dalam sistem demokrasi, setiap warga negara memiliki ruang untuk berpartisipasi dan menyampaikan kepeduliannya terhadap arah bangsa.
“Itu bukan sesuatu yang harus dihindari karena negara kita menganut sistem demokrasi, dan politik di negeri kita juga menuntut setiap warga negara punya kepedulian,” katanya.
Menurut dia, keputusan politik memiliki dampak luas terhadap kehidupan masyarakat. Karena itu, keterlibatan generasi muda diperlukan agar gagasan besar dapat dibahas dan diwujudkan melalui proses politik.
“Melalui sistem politik lah kita bisa melahirkan gagasan besar dan keputusan bersama,” ujar AHY.
Demokrat Buka Ruang bagi Generasi Muda
Partai Demokrat pada awal September 2026 mengungkapkan sejumlah generasi muda yang bergabung dengan partai tersebut.
Mereka antara lain Andry Hakim, Vincent Liyanto, Seiya Kawakami, Andrian Wijaya, Aditya Chandra, Daniel Wiguna, Dennis Liuwinta, Andi Halid, Michael Gunawan, Edo Utama, Marshella Angelina, Grady, dan Sayyid Assegaf.
Bergabungnya sejumlah anak muda tersebut menjadi bagian dari dinamika regenerasi politik di tubuh Partai Demokrat. (**)



































