Beranda Ogan Komering Ulu Timur Peringatan World Rabies Day Jadi Momentum Perangi Rabies di OKU Timur

Peringatan World Rabies Day Jadi Momentum Perangi Rabies di OKU Timur

19
0

OKU TMUR, KITOUPDATE.COM – Peringatan Hari Rabies Sedunia atau World Rabies Day di OKU Timur menjadi momentum untuk memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian penyakit rabies di wilayah tersebut.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan OKU Timur, Yuni Haryanto, saat menutup rangkaian kegiatan Peringatan Hari Rabies Sedunia, Selasa (29/09/2026).

Yuni mengatakan, rabies masih menjadi salah satu ancaman serius, baik bagi kesehatan masyarakat maupun kesehatan hewan di OKU Timur. Berdasarkan data populasi, saat ini tercatat sebanyak 7.116 ekor Hewan Penular Rabies (HPR).

“Angka ini menuntut kita untuk terus waspada, proaktif, dan bersinergi dalam melakukan pencegahan serta pengendalian rabies di OKU Timur,” ujarnya.

Menurut Yuni, pemerintah daerah melalui Dinas Perikanan dan Peternakan telah melaksanakan sejumlah kegiatan sebagai bentuk komitmen dalam mencegah penyebaran rabies. Setidaknya terdapat tiga rangkaian kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Rabies Sedunia.

“Pertama, kita telah melaksanakan vaksinasi rabies massal dan serentak yang dimulai 10 sampai 25 September 2026. Kegiatan ini menjangkau 10 kecamatan dengan total 32 desa dan berhasil mencatatkan capaian vaksinasi sebanyak 2.000 ekor HPR,” jelasnya.

Selain vaksinasi, Dinas Perikanan dan Peternakan OKU Timur juga menggelar lomba Diskannak Fun Cat Show. Kegiatan tersebut menjadi wadah edukasi sekaligus ajang apresiasi bagi para pecinta hewan kesayangan untuk meningkatkan perhatian terhadap kesehatan dan kesejahteraan hewan peliharaan.

“Terakhir, kita melakukan pelatihan Kader Siaga Rabies (Kasira) sebanyak 40 orang. Mereka dipersiapkan menjadi garda terdepan di tengah masyarakat dalam mendeteksi, melaporkan, serta membantu penanganan dini kasus rabies di wilayah masing-masing,” ungkap Yuni.

Yuni menegaskan, gerakan pencegahan rabies tidak berhenti setelah rangkaian peringatan Hari Rabies Sedunia selesai. Upaya pencegahan dan penanggulangan rabies akan terus dilakukan melalui seluruh UPTD, baik secara pasif maupun aktif.

Hal tersebut dilakukan untuk memastikan OKU Timur tetap aman dari ancaman rabies sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan hewan dan mencegah penularan penyakit tersebut.

“Saya juga mengucapkan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh panitia, tim kesehatan hewan, UPTD, Kader Siaga Rabies, pihak kecamatan, desa, serta seluruh masyarakat dan komunitas pecinta hewan yang telah bahu-membahu menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan ini,” katanya.

“Kerja keras dan kolaborasi kita semua adalah kunci utama perlindungan kesehatan masyarakat OKU Timur,” pungkasnya. (Kyai)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini