JAKARTA, KITOUPDATE.COM – Drama 120 menit akhirnya menjadi milik Indonesia. Tim Garuda menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menundukkan Thailand melalui adu penalti dengan skor 4-2 pada final di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Senin malam.
Indonesia dan Thailand bermain imbang 2-2 hingga akhir babak tambahan waktu. Kepastian juara kemudian ditentukan melalui adu penalti, yang berhasil dimenangkan Indonesia.
Kemenangan ini sekaligus mengantarkan Indonesia meraih trofi internasional pertamanya di luar medali emas SEA Games yang sebelumnya beberapa kali diraih.
Pertandingan berlangsung sengit. Indonesia sempat tertinggal setelah Thailand membalikkan keadaan pada babak tambahan waktu. Namun, gol Elkan Baggott pada menit ke-116 kembali menyamakan skor dan menjaga asa Garuda hingga adu penalti.
Indonesia lebih dulu menciptakan peluang melalui Luke Vickery, tetapi tendangannya masih mampu diblok kiper Thailand Saranon Anuin.
Thailand merespons lewat tendangan voli Chanathip Songkrasin yang masih melambung di atas mistar gawang Indonesia. Garuda kemudian kembali mengancam melalui sundulan Justin Hubner yang melebar.
Indonesia tampil lebih dominan dengan sejumlah peluang, sementara Thailand mengandalkan serangan balik.
Memasuki babak kedua, Thailand mendapat peluang melalui sundulan Supachai Chaided, tetapi bola masih melebar. Indonesia membalas lewat tendangan Ragnar Oratmangoen yang juga belum menemui sasaran.
Supachai kembali mengancam setelah memanfaatkan kesalahan lini pertahanan Indonesia. Namun, penyelesaiannya gagal mengarah ke gawang.
Thailand kemudian memperoleh peluang melalui Kakana Khamyok dan Anan Yodsangwal. Namun, Emil Audero tampil sigap mengamankan gawang Indonesia.
Situasi berubah pada menit ke-80 ketika Thailand harus bermain dengan 10 pemain setelah Nicholas Mickelson menerima kartu kuning kedua.
Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Indonesia pada menit ke-84.
Tendangan bebas Dean James mengenai pemain Thailand, Iklas Sanron, sebelum bola berubah arah dan masuk ke gawang Saranon Anuin. Indonesia unggul 1-0.
Namun, keunggulan itu hanya bertahan tiga menit.
Pada menit ke-87, Thailand menyamakan kedudukan melalui Iklas Sanron setelah memanfaatkan umpan silang Seksan Ratree.
Indonesia hampir kembali unggul melalui Elkan Baggott. Sundulannya meneruskan umpan Dean James, tetapi masih mampu dimentahkan Anuin.
Unggul jumlah pemain, Indonesia terus menekan. Namun, hingga waktu normal berakhir, skor tetap 1-1 sehingga pertandingan berlanjut ke babak tambahan.
Thailand justru membuat kejutan pada menit ke-110.
Melalui serangan balik, umpan Anan Yodsangwal dikonversi Peeradol Chamrasamee menjadi gol. Thailand berbalik unggul 2-1.
Indonesia tidak menyerah.
Pada menit ke-116, Rizky Ridho mengirimkan umpan tarik yang sempat dihalau dengan tangan oleh kiper Thailand. Bola kemudian disambar Elkan Baggott dengan tendangan keras yang bersarang di gawang Thailand.
Skor kembali imbang 2-2.
Tidak ada gol tambahan hingga babak tambahan berakhir. Juara pun harus ditentukan melalui adu penalti.
Indonesia tampil lebih tenang.
Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott, dan Shayne Pattynama sukses menjalankan tugasnya dari titik putih. Sementara itu, dua eksekutor Thailand, Sarach Yooyen dan Nattapong Sayriya, gagal mencetak gol.
Indonesia akhirnya menang 4-2 dalam adu penalti.
Garuda pun resmi menjadi juara edisi perdana FIFA ASEAN Cup 2026. (**)


































