OKU TIMUR, KITOUPDATE.COM – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur tak ingin sekadar mempertahankan kemenangan pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024. Menghadapi Pemilu 2029, partai ini memasang target meningkatkan perolehan kursi DPRD dari delapan menjadi 10 kursi, sekaligus membuka jalan bagi kadernya untuk merebut posisi bupati maupun wakil bupati.
Target tersebut ditegaskan dalam rangkaian Orientasi Politik, Pengukuhan Pengurus DPC PKB OKU Timur, dan Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) PKB OKU Timur, Minggu (11/10/2026).
Ketua DPW PKB Sumatera Selatan, H. Nasrul Halim, SH, mengatakan, capaian sebagai pemenang Pileg 2024 harus menjadi pijakan untuk memperkuat posisi partai pada kontestasi politik berikutnya.
Namun, menurutnya, kemenangan sebelumnya tidak boleh membuat kader berpuas diri. Soliditas organisasi, penguatan struktur hingga tingkat bawah, dan kerja nyata di tengah masyarakat menjadi kunci untuk mengejar target tersebut.
“Pada 2024 kita menjadi pemenang Pileg. Harapan saya ke depan tidak hanya menang di legislatif, tetapi juga menang di eksekutif. Kader PKB harus bisa menjadi bupati maupun wakil bupati,” ujarnya.
Nasrul menegaskan, PKB menargetkan penambahan dua kursi DPRD OKU Timur pada Pileg 2029, dari delapan menjadi 10 kursi.
“Insyaallah PKB akan menambah kursi dari delapan menjadi 10 kursi pada Pileg 2029,” katanya.
Anggota DPRD Sumatera Selatan itu mengingatkan, target politik tidak cukup dibangun melalui konsolidasi menjelang pemilu. Kader harus menjaga komunikasi dengan masyarakat dan menunjukkan pengabdian secara berkelanjutan.
“Kemenangan politik tidak cukup hanya mengandalkan kekuatan organisasi menjelang pemilu, tetapi harus dibangun melalui pengabdian yang berkelanjutan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPC PKB OKU Timur, Hermanto, SE, MM, menekankan bahwa pengukuhan pengurus bukan sekadar seremoni atau pembagian jabatan. Menurutnya, jabatan dalam struktur partai merupakan amanah yang harus diterjemahkan menjadi kerja nyata dan perjuangan bagi kepentingan masyarakat.
“Pengukuhan ini bukan sekadar seremonial maupun pembagian jabatan, tetapi merupakan amanah dan tanggung jawab besar. Mari kita rapatkan barisan, luruskan niat, dan tingkatkan soliditas untuk membesarkan PKB di OKU Timur,” ungkap Hermanto yang juga menjabat Ketua DPRD OKU Timur.
Ia mengajak seluruh pengurus dan kader memperkuat konsolidasi serta memastikan program partai tidak berhenti pada agenda internal organisasi. Orientasi politik, kata dia, harus menyamakan pemahaman kader mengenai arah perjuangan partai sekaligus membangun budaya politik yang matang, beradab, dan berpihak kepada rakyat.
Hermanto menyebut PKB harus menjalankan politik kehadiran, yakni memastikan keberadaan kader benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, bukan hanya ketika mendekati pemilu.
“Politik PKB adalah politik kehadiran. Artinya, keberadaan kita harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kita harus hadir bukan hanya lima tahun sekali menjelang pemilu, tetapi setiap saat ketika masyarakat membutuhkan,” katanya.
Ia juga mendorong Mukercab menghasilkan program kerja yang konkret, terukur, dan sesuai dengan persoalan masyarakat OKU Timur.
Sektor pertanian menjadi salah satu perhatian utama, mengingat perannya dalam menopang perekonomian daerah. Persoalan akses pupuk, pembangunan infrastruktur jalan, serta peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan juga dinilai perlu masuk dalam agenda perjuangan kader.
Menurut Hermanto, penguatan struktur hingga tingkat desa dan lingkungan diperlukan agar aspirasi warga dapat dihimpun dan diperjuangkan secara lebih efektif.
Di sisi lain, PKB OKU Timur juga didorong memperkuat kaderisasi dengan membuka ruang lebih luas bagi generasi muda, termasuk kalangan milenial dan Generasi Z, untuk terlibat dalam organisasi serta mempersiapkan kepemimpinan masa depan.
Melalui konsolidasi organisasi, penguatan kader, dan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat, PKB OKU Timur menargetkan peningkatan kepercayaan publik sekaligus realisasi target 10 kursi DPRD pada Pileg 2029.
Rangkaian orientasi politik dan Mukercab tersebut turut diarahkan untuk merumuskan program kerja, memperkuat struktur kepengurusan, serta menyusun strategi menghadapi agenda politik mendatang.
Kegiatan itu dihadiri Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin, MT, MM, Sekretaris DPW PKB Sumsel Sutami Ismail, S.Ag., serta pengurus dan kader PKB OKU Timur. (Kyai)


































