OGAN KOMERING ILIR, KITOUPDATE.COM – Sejalan dengan kebijakan efisiensi anggaran serta penyesuaian kondisi daerah saat ini, Camat Sirah Pulau Padang (SP Padang), Indra Husin, S.Sos., M.Si., menyampaikan imbauan resmi kepada seluruh Kepala Desa dan Lurah di wilayah kerjanya agar memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia dengan cara yang sederhana, hemat biaya, namun tetap khidmat dan penuh semangat nasionalisme.
Dalam penyampaiannya, Indra Husin menegaskan bahwa kemeriahan perayaan tidak harus diukur dari besarnya biaya yang dikeluarkan, melainkan dari seberapa dalam kita memahami dan menghayati makna kemerdekaan yang telah diperjuangkan dengan pengorbanan jiwa dan raga oleh para pahlawan bangsa.
“Peringatan hari kemerdekaan bukanlah tentang pesta yang mewah atau menghabiskan banyak anggaran, melainkan tentang penghayatan rasa syukur, rasa cinta tanah air, serta semangat persatuan yang tumbuh dari hati setiap warga. Kita laksanakan secara sederhana sesuai kemampuan, namun jaga kekhidmatannya agar nilai-nilai luhur perjuangan bangsa tetap terwariskan dengan baik,” ujar Indra. Selasa (11/08/2026).
Ia menjelaskan beberapa poin utama yang menjadi arahan dan imbauan bagi penyelenggaraan kegiatan di tingkat desa maupun lingkungan masyarakat:
– Pertama, terkait penggunaan anggaran, seluruh kegiatan harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan desa serta mengikuti ketentuan efisiensi yang berlaku. Dana yang tersedia sebaiknya dialokasikan secara tepat sasaran untuk kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi warga, bukan untuk hal-hal yang bersifat seremonial berlebihan dan kurang bermanfaat jangka panjang.
– Kedua, utamakan kegiatan yang bernilai sakral dan mendidik. Upacara pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan teks proklamasi, serta renungan jasa para pahlawan harus menjadi kegiatan inti yang dipersiapkan dengan sungguh-sungguh agar setiap peserta dapat merasakan betapa berharganya kemerdekaan yang kita nikmati saat ini.
– Ketiga, dorong partisipasi aktif warga melalui semangat gotong royong. Warga diajak bersama-sama membersihkan lingkungan desa, saluran air, dan tempat umum, serta memasang bendera Merah Putih di halaman rumah masing-masing sebagai tanda cinta dan bangga menjadi bagian dari bangsa Indonesia.
“Pasanglah bendera di depan rumah sebagai lambang kebanggaan kita, rawat lingkungan bersama-sama sebagai wujud rasa syukur atas tanah air yang subur dan aman ini. Hal-hal sederhana seperti ini justru menyiratkan makna persatuan yang sangat dalam,” harap Indra.
– Terakhir, Camat Indra secara khusus mengingatkan agar menghindari penyelenggaraan lomba atau kegiatan yang berisiko membahayakan keselamatan warga maupun dapat memicu kerusakan lingkungan. Mengingat wilayah kita kini memasuki musim kemarau yang kering dan rawan kebakaran hutan serta lahan, maka kegiatan seperti pawai obor sangat dilarang. Demikian pula lomba panjat pinang yang sering kali menimbulkan cedera bagi peserta sebaiknya diganti dengan lomba yang lebih aman, mendidik, dan tetap menyenangkan.
“Keselamatan dan keamanan warga adalah hal yang paling utama. Jangan sampai perayaan kemerdekaan yang seharusnya membawa sukacita justru berakhir dengan musibah. Mari kita ganti dengan kegiatan yang positif, aman, dan bermanfaat untuk mempererat persaudaraan antarwarga,” tegas Indra.
Imbauan ini disambut dengan baik oleh para Kepala Desa dan tokoh masyarakat di wilayah Kecamatan Sirah Pulau Padang, yang menyatakan akan segera menyusun rencana kegiatan perayaan kemerdekaan yang sesuai dengan arahan tersebut. (Hendri)



































