Beranda Headline Cegah Karhutla, 12 Personel BKO Patroli Cengal OKI

Cegah Karhutla, 12 Personel BKO Patroli Cengal OKI

31
0

OGAN KOMERING ILIR, KITOUPDATE.COM — Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah rawan terus diantisipasi Satuan Tugas (Satgas) Operasi Aman Nusa II Polda Sumatera Selatan. Di Kecamatan Cengal, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), sebanyak 12 personel BKO Polres OKI diterjunkan untuk memperkuat patroli dan deteksi dini, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.30 WIB itu dipimpin Danru Brigadir Hari Yusron. Personel dibagi ke sejumlah titik untuk memantau kawasan yang berpotensi terjadi Karhutla.

Sebanyak delapan personel melakukan patroli dan pengawasan di kawasan PT Limau Katsuri, sementara empat personel lainnya ditempatkan di wilayah PT Samora.

Patroli tidak hanya menyasar kawasan perusahaan, tetapi juga wilayah sekitar Cengal dan sejumlah area yang dinilai rawan. Personel memantau potensi munculnya titik panas (hotspot) sekaligus menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.

Edukasi hukum turut diberikan, khususnya terkait ancaman pidana terhadap praktik pembakaran hutan dan lahan. Personel juga mengajak masyarakat berperan dalam pencegahan dengan segera melaporkan apabila menemukan asap, titik api, maupun indikasi lain yang berpotensi berkembang menjadi Karhutla.

Dari hasil pemantauan di tiga titik utama, yakni kawasan PT Limau Katsuri, PT Samora, dan wilayah sekitar Cengal, tidak ditemukan adanya kebakaran. Dengan demikian, tidak dilakukan tindakan pemadaman.

Direktur Samapta Polda Sumsel selaku Ka Opsda Aman Nusa II, Kombes Pol Ridwan, S.I.K., mengatakan patroli dan mitigasi akan terus dioptimalkan, terutama di wilayah yang memiliki potensi kerawanan Karhutla.

“Operasi penanganan dan pencegahan karhutla melalui Satgas Aman Nusa II terus digencarkan secara terukur di berbagai wilayah. Kehadiran personel di lapangan bersama mitra perusahaan dan masyarakat sangat krusial untuk melakukan deteksi dini serta mitigasi sebelum potensi kebakaran meluas,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan pentingnya kewaspadaan bersama dalam menghadapi ancaman Karhutla.

Polda Sumsel mengimbau masyarakat dan korporasi tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar. Setiap indikasi kebakaran juga diminta segera dilaporkan kepada posko atau aparat terdekat agar dapat ditangani secara cepat dan terukur.

Patroli dan edukasi tersebut menjadi bagian dari upaya Satgas Aman Nusa II memperkuat pencegahan Karhutla melalui deteksi dini, pengawasan lapangan, serta keterlibatan masyarakat dan perusahaan di wilayah rawan. (**)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini