OGAN KOMERING ILIR, KITOUPDATE.COM – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) bersama Pengurus Daerah E-Sport Indonesia (ESI) OKI resmi menggelar turnamen Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) tingkat kabupaten.
Kegiatan ini bukan sekadar ajang kompetisi semata, melainkan langkah yang dinilai sangat tepat dan terukur untuk menjaring talenta terbaik serta menyaring calon atlet berpotensi yang akan diusung membela daerah pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Selatan 2027 mendatang.
Ketua KONI OKI, Agus Hasan, S.H mengatakan bahwa Kompetisi lokal yang diselenggarakan secara terstruktur seperti ini terbukti memegang peranan sangat krusial.
“Selain menjadi wadah unjuk bakat para pemain muda, kegiatan ini juga menjadi fondasi utama untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan prestasi cabang olahraga esports OKI di kancah olahraga tingkat regional dalam berbagai ajang perlombaan” ujar Agus Hasan. Senin (20/07/2026).
Ia melanjutkan mengapa sangat penting karena penyelenggaraan turnamen ini disusun dengan pertimbangan matang, mengingat berbagai keunggulan yang didapatkan melalui sistem kompetisi terbuka:
– Penyaringan Berbasis Kompetisi Nyata
Berbeda dengan penilaian teori atau demonstrasi, turnamen ini menguji secara langsung kemampuan asli para pemain. Mulai dari ketangguhan mental saat berada di bawah tekanan pertandingan, keterampilan teknis atau mekanik individu, hingga kedalaman strategi penyusunan komposisi pahlawan (draft pick) yang diterapkan di dalam arena pertandingan dan semua aspek ini menjadi tolok ukur objektif dalam menilai kelayakan seorang atlet.
– Membangun dan Menilai Chemistry Tim
MLBB merupakan cabang olahraga yang sepenuhnya mengandalkan kerja sama tim. Kecepatan komunikasi, pemahaman tanpa kata, serta kepemimpinan dalam mengarahkan jalannya pertandingan atau yang biasa disebut shot-calling menjadi kunci kemenangan. Melalui ajang ini, tim pencari bakat dapat mengamati secara langsung bagaimana interaksi antar-pemain dalam satu tim, seberapa solid kerja sama mereka, serta siapa sosok yang mampu menjadi pengambil keputusan saat situasi menjadi kritis.
– Melanjutkan Tradisi Prestasi yang Ada
Langkah ini juga menjadi upaya melanjutkan jejak keberhasilan yang telah dicapai sebelumnya. Tim esports Mobile Legends OKI tercatat memiliki rekam jejak yang membanggakan, setelah berhasil meraih Juara 3 sekaligus medali perunggu pada ajang Porprov yang lalu.
“Kini, turnamen tingkat Kabupaten ini diharapkan menjadi modal berharga dan batu loncatan yang kokoh bagi para atlet baru untuk membidik pencapaian yang lebih tinggi, bahkan mengincar medali emas pada edisi Porprov Sumatera Selatan berikutnya” harap Agus Hasan.
– Alur Penjaringan Atlet Menuju Porprov
Sementara itu Ketua ESI Kabupaten OKI, Ir. Antoni, S.T,.M.Si menjelaskan, untuk menjamin atlet yang dikirimkan benar-benar berkualitas, KONI OKI dan ESI OKI menyusun tahapan seleksi yang sistematis dan berjenjang:
– Tahap Kualifikasi Tingkat Kabupaten
Turnamen dibuka secara luas bagi seluruh tim yang mewakili masing-masing kecamatan maupun komunitas umum yang ada di wilayah Bumi Bende Seguguk. Keterbukaan ini memberikan kesempatan yang sama bagi setiap pemain berbakat, di mana pun mereka berada, untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.
– Tahap Pemantauan dan Penyaringan Awal
Selama berlangsungnya pertandingan, pengurus ESI beserta tim pelatih akan melakukan pemantauan mendalam. Penilaian tidak hanya berfokus pada tim yang berhasil menjuarai turnamen saja, tetapi juga mengamati secara individu para pemain yang menonjol berdasarkan statistik pertandingan serta ketepatan mereka menjalankan peran atau posisi masing-masing di dalam tim.
– Tahap Penciutan Kuota
Dari puluhan peserta yang terpantau memiliki kemampuan istimewa, kemudian akan dilakukan penyaringan kembali untuk menyusun daftar calon atlet yang lebih terbatas.
Sebagai contoh, jumlah peserta akan dipangkas menjadi 45 besar untuk kemudian mengikuti tahapan uji seleksi yang jauh lebih ketat dan mendalam.
– Tahap Pemusatan Latihan (Training Center)
Atlet yang dinyatakan lolos seleksi tahap akhir nantinya akan menjadi tim inti beserta cadangan resmi akan menjalani masa karantina atau Pemusatan Latihan Terpusat.
Pada tahap ini, para atlet akan mendalami berbagai aspek permainan, mulai dari taktik makro hingga teknik mikro di bawah bimbingan pelatih profesional, sebelum akhirnya ditetapkan sebagai wakil kabupaten dan dilepas berlaga pada ajang Porprov Sumatera Selatan 2027.
Antoni menyampaikan bahwa untuk tahun 2026 ini sendiri turnamen MLBB tingkat kabupaten OKI akan dilaksanakan hanya di beberapa kecamatan saja meskipun sebagai ajang seleksi calon atlet juga panitia telah menyediahkan hadiah uang pembinaan bagi para pemenang.
“Untuk tahun ini akan dilaksanakan di 6 Kecamatan Se-Kabupaten OKI yang dimulai di Kecamatan SP Padang sebagai lokasi pertama pada tanggal 25 Juli nanti berlanjut di lokasi lainnya di Kecamatan lainnya dan pemenang akhir dari 6 Kecamatan yang telah mengikuti seleksi tetap akan mendapatkan uang pembinaan dengan total prizepol Rp.19.200.000” jelas Antoni.
Ia pun tidak lupa Menghimbau kepada generasi muda yang ada di desa-desa untuk unjuk kemampuan yang terbaik dengan mengikuti seleksi calon atlet E-Sport ini dan juga mengharapkan setiap masing-masing desa dari 6 Kecamatan ini mengirimkan perwakilan terbaiknya untuk ikut serta mendukung proses seleksi atlet ini.
“Kegiatan-kegiatan seperti ini sangatlah berperan penting dalam menjaga atmosfer persaingan di kalangan generasi muda tetap hidup, sehat, dan kompetitif, sehingga pasokan bibit atlet potensial untuk daerah senantiasa terjaga dengan baik” tutup Antoni. (Hendri)



































