Beranda Ogan Kemering Ilir Kabid PAUD dan Dikmas Disdik OKI Tegaskan Pentingnya Validitas Data di Dapodik

Kabid PAUD dan Dikmas Disdik OKI Tegaskan Pentingnya Validitas Data di Dapodik

85
0

OGAN KOMERING ILIR, KITOUPDATE.COM — Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (PAUD dan Dikmas) Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Komering Ilir, Desi Puspita, SE, MM, memberikan penegasan yang sangat tegas kepada seluruh lembaga dan satuan pendidikan PAUD di wilayah Kabupaten OKI agar senantiasa menjaga keakuratan data yang dilaporkan ke dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Dalam arahannya, Desi Puspita mengingatkan dengan serius dan Ia menegaskan dengan nada yang tidak dapat ditawar.

“Jangan sampai data anak tercatat dan terdata resmi di dalam sistem Dapodik, namun pada kenyataannya anak tersebut tidak bersekolah. Jangan main-main dengan data.”tegas Desi. Kamis (06/08/2026)

Penegasan ini disampaikan demi menjaga kredibilitas dan kebenaran informasi yang menjadi dasar berbagai kebijakan, penyaluran bantuan, hingga perencanaan pembangunan pendidikan di Kabupaten OKI.

“Data yang akurat dan valid sangat penting karena menjadi acuan utama dalam penentuan alokasi anggaran, bantuan operasional, serta berbagai program peningkatan kualitas pendidikan bagi anak usia dini” jelas Desi.

Jika ditemukan ketidaksesuaian antara data yang tercatat di Dapodik dengan kondisi nyata di lapangan, hal tersebut dapat merugikan banyak pihak, terutama dalam hal penyaluran hak-hak pendidikan yang seharusnya diterima oleh anak-anak yang benar-benar bersekolah.

“Oleh karena itu, seluruh pengelola satuan pendidikan PAUD diminta untuk memverifikasi ulang, memvalidasi, dan memutakhirkan data peserta didik secara jujur, teliti, dan bertanggung jawab” harap Desi.

Kepala Bidang PAUD dan Dikmas berharap agar setiap pengelola pendidikan menyadari sepenuhnya pentingnya kejujuran dan ketelitian dalam penginputan data.

Jangan pernah menganggap remeh atau sekadar mengisi data demi kelengkapan administrasi semata, karena setiap angka dan nama yang tertulis dalam sistem memiliki makna dan konsekuensi yang nyata bagi dunia pendidikan di Kabupaten OKI.

“Kejujuran dalam data adalah awal dari kualitas pendidikan yang sesungguhnya. Jangan main-main dengan data, karena data adalah cermin dari kinerja dan tanggung jawab kita bersama,” pungkas Desi Puspita, SE, MM menutup arahannya. (Hendri)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini