OGAN KOMERING ILIR, KITOUPDATE.COM – Kementerian Sosial menyatakan penyaluran bantuan sosial reguler tahap pertama, termasuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) Program Keluarga Harapan (PKH), dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) akan dimulai pada Februari.
Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten OKI, Dwi M Zulkarnain, SH,.M.Si, mengatakan bahwa pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) saat ini tengah bersiap menyalurkan bansos reguler kepada sekitar 18 juta keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.
“Bansos reguler tahap pertama ini rencananya mulai disalurkan oleh pemerintah pusat melalui Kemensos pada Februari untuk sekitar 18 juta keluarga penerima manfaat, termasuk di dalamnya PKH dan bantuan sembako,” ujar Dwi. Sabtu (24/01/2026).
Kadinsos OKI menyatakan bahwa Kementerian Sosial telah mengkonfirmasi BPNT pada 2026 diberikan sebesar Rp200.000 per bulan kepada setiap KPM. Bantuan tersebut disalurkan per tahap setiap triwulan. Dalam satu periode total bantuan yang diterima mencapai Rp600.000 untuk periode Januari, Februari dan Maret.
“Menurut informasi yang kami terima melalui kemensos besaran nominal bagi penerima manfaat BPNT adalah sebesar Rp. 200.000 dengan jumlah 600.000 per triwulan ” jelas Dwi.
Sementara itu lanjut Kadinsos, untuk besaran bantuan PKH itu sendiri bervariasi sesuai kategori penerima, meliputi anak usia sekolah, lanjut usia di atas 60 tahun, penyandang disabilitas, ibu hamil, serta anak usia dini (Rp225 ribu – Rp750 ribu).
Terkait Penyaluran Bansos sendiri Kadinsos OKI menegaskan belum ada arahan dan kebijakan yang mengatur dalam artian bahwa untuk penyaluran bansos nanti kemungkinan tetap sama seperti tahun-tahun sebelumnya.
“Selagi belum ada arahan maka mekanisme penyaluran bansos pada periode ini nantinya masih akan disalurkan melalui dua jalur, yakni perbankan milik pemerintah yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia” tegas Dwi.
Terlepas dari itu semuanya, Kadinsos OKI berharap penyaluran bansos tahap pertama ini dapat berjalan tepat waktu dan tepat sasaran guna membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga penerima manfaat yang dalam kesempatan yang sama juga akan berlangsung ibadah puasa Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriyah.
“Alhamdulillah jika Realisasi Penyaluran Bansos tersebut dilaksanakan pada bulan Februari nanti bertepatan pula dengan datangnya bulan suci Ramadhan, yang sudah tentu sangatlah bermanfaat dan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan Penerima manfaat pada saat bulan Ramadhan tersebut” Tutup Dwi. (Hendri)



































