OGAN KOMERING ILIR, KITOUPDATE.COM – Pengurus Kopdes Merah Putih Desa Batu Ampar melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun 2026 pada Sabtu (28/03/2026) di Desa Batu Ampar.
Agenda utama RAT adalah pengesahan laporan pertanggungjawaban pengurus tahun buku 2025 sekaligus penetapan program kerja tahun 2026, sesuai mekanisme perundang-undangan perkoperasian yang berlaku. Kegiatan ini dihadiri anggota, Kepala Desa, serta pendamping koperasi.
Ketua Koperasi Merah Putih Desa Batu Ampar Suandi, MT mengakui bahwa sebagai koperasi yang baru berdiri pada 2025, masih terdapat sejumlah kekurangan administratif dan operasional.
“RAT ini menjadi momentum evaluasi sekaligus pijakan perbaikan. Kedepan, seluruh administrasi dan operasional lainnya yang tertunda akan kami tuntaskan dan kita harapkan segala niat mulia kita ini dapat tersegerakan, mengingat dengan segala keterbatasan yang ada khususnya anggaran Kopdes” ujar Suandi.
Selain pengesahan laporan, forum RAT menyepakati target strategis dalam beberapa bulan ke depan, koperasi menargetkan sedikitnya 50 persen dari 632 Kepala Keluarga (KK) yang ada di Desa Batu Ampar.
“Untuk saat ini KDMP Desa Batu Ampar telah memiliki anggota sebanyak 112 orang atau 112 Kepala Keluarga, harapannya pada beberapa bulan kedepan semakin meningkat jumlah keanggotaan nya minimal kita targetkan 50% dari jumlah Kepala Keluarga yang ada di Batu Ampar” harap Suandi.
Ditempat yang sama Bendahara Kopdes Batu Ampar, Rudi Hartono menjelaskan bahwa selama ini dalam sosialisasi keanggotaan, pengurus Kopdes Batu Ampar juga menetapkan skema simpanan yang ringan dan terjangkau bagi masyarakat yaitu adanya simpanan pokok sebesar Rp50.000 (hanya dibayarkan sekali pada saat mendaftar) dan Simpanan wajib bagi seluruh anggota koperasi yaitu sebesar Rp10.000 per bulannya.
“Skema ini dirancang agar tidak memberatkan masyarakat, akan tetapi hal tersebut tetaplah mampu membangun modal bersama yang sehat untuk perputaran usaha yang ada di Koperasi Desa” ungkap Rudi.
Sementara itu Wakil Ketua II Kopdes Batu Ampar, Abdul Hamid juga menjelaskan Sesuai AD/ART saat pendirian, bidang usaha jangka pendek koperasi tetap difokuskan pada beberapa sektor seperti sembako, pangkalan gas LPG dan unit simpan pinjam.
“Pilihan ini didasarkan pada kebutuhan riil masyarakat sehari-hari sekaligus peluang menjaga stabilitas harga di tingkat desa dan juga kebutuhan permodalan usahan melalui unit simpan pinjam” jelas Hamid.
Ia juga menegaskan bahwa keberadaan Koperasi Desa nantinya bukan hanya sebatas penyuplai bahan kebutuhan bagi masyarakat semata akan tetapi menurutnya keberadaan Kopdes juga sebagai simbol pemerataan ekonomi dengan mengedepakan azas kebersamaan.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya memperoleh barang kebutuhan dengan harga lebih terjangkau, tetapi juga bisa menikmati manfaat ekonomi berupa Sisa Hasil Usaha (SHU) di akhir tahun karena pada dasarnya Koperasi ini milik bersama khsususnya bagi anggota” tegas Hamid.
Kepala Desa Batu Ampar, M.Syukri, menegaskan komitmen pemerintah desa dalam mendukung penguatan koperasi. Ia telah menginstruksikan perangkat desa untuk membantu sosialisasi perekrutan anggota guna menghindari kesan diskriminatif di kemudian hari.
“Pemdes siap berkoordinasi dan memfasilitasi pengurus kapan pun dibutuhkan. Kami ingin koperasi ini tumbuh besar dan menjadi penggerak ekonomi kerakyatan yang ada di desa Batu Ampar” tegas Kades Syukri.
Ia juga mengingatkan bahwa pelaksanaan RAT merupakan kewajiban tata kelola badan usaha koperasi. Setelah RAT, hasil keputusan akan diunggah ke dalam sistem Kopdes Merah Putih sebagai bagian dari tertib administrasi dan transparansi.
“Kami juga akan terus mendampingi serta mengawasi pengurus dalam menjalankan setiap bisnis koperasi yang ada agar sesuai prinsip akuntabilitas dan profesionalitas,” pungkas Kades Syukri.
Pada kesempatan ini juga seluruh Pengurus Kopdes Batu Ampar menegaskan bahwa menjadi anggota koperasi adalah hak, bukan kewajiban. Ajakan terbuka terus disampaikan kepada seluruh warga Desa Batu Ampar yang dibuktikan dengan KTP, agar bergabung dan menjadi bagian dari gerakan ekonomi kerakyatan melalui koperasi.
Dengan dukungan anggota, pemerintah desa, dan pendamping, Kopdes Merah Putih Desa Batu Ampar optimistis mampu berkembang sebagai pusat distribusi kebutuhan pokok sekaligus instrumen peningkatan kesejahteraan warga melalui skema SHU yang adil dan transparan. (Hendri)



































