JAKARTA, KITOUPDATE.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan akan mencopot Djaka Budhi Utama dari jabatan Direktur Jenderal Bea dan Cukai apabila terbukti menerima suap dalam perkara Blueray Cargo yang menyeret terdakwa John Field.
Purbaya menegaskan dirinya tidak akan mencampuri proses hukum yang sedang berjalan. Namun, ia memastikan pemerintah akan mengambil tindakan tegas jika pengadilan membuktikan adanya pelanggaran.
“Kalau persidangan, saya nggak akan ikut campur. Saya lihat saja seperti apa hasilnya. Kalau terbukti, harusnya iya (dicopot),” kata Purbaya saat ditemui wartawan di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis.
Pernyataan itu sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta reformasi total di tubuh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, termasuk mengganti pimpinan yang dinilai tidak mampu bekerja cepat dan bersih.
Dalam Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5), Prabowo menegaskan pemerintah tidak akan memberi ruang bagi praktik korupsi, penyalahgunaan wewenang, maupun pungutan liar yang menghambat investasi dan pertumbuhan ekonomi nasional.
“Bea Cukai kita harus diperbaiki. Menteri Keuangan, kalau pimpinan Bea Cukai tidak mampu segera diganti,” tegas Prabowo di hadapan ratusan anggota DPR RI dan pejabat negara.
Prabowo juga menyoroti banyaknya keluhan pengusaha terkait praktik pungli di lapangan yang dinilai memperlambat pembangunan industri dan merusak iklim usaha.
“Para pengusaha mengeluh, mereka mengalami pungli-pungli yang terlalu banyak,” ujarnya.
Karena itu, Presiden meminta seluruh kementerian dan lembaga bergerak cepat membersihkan birokrasi serta menindak tegas aparat yang terbukti menyalahgunakan kewenangan.
“Kita harus berani memperbaiki institusi-institusi kita semuanya. Kita harus terus membangun pemerintah yang kuat dan tidak korup,” kata Prabowo. (Net/**)
































