Beranda Headline Menkeu: Utang RI Tembus Rp8.000 Triliun

Menkeu: Utang RI Tembus Rp8.000 Triliun

79
0

JAKARTA, KITOUPDATE.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan utang pemerintah Indonesia yang telah menembus Rp8.000 triliun masih berada pada level aman. Menurutnya, besarnya nilai utang tidak bisa dinilai hanya dari nominal, melainkan harus dibandingkan dengan kapasitas perekonomian nasional.

“Kita selalu bandingkan dengan size ekonominya, jangan nominalnya saja,” kata Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu.

Purbaya menjelaskan, indikator utama untuk mengukur kesehatan utang negara adalah rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Saat ini, rasio utang Indonesia berada di kisaran 40 persen PDB, masih jauh di bawah batas maksimal 60 persen yang menjadi acuan internasional berdasarkan Maastricht Treaty.

“Kalau di fiskal itu acuannya di bawah 60 persen. Kita masih sekitar 40 persen, jadi masih jauh dari batas itu,” ujarnya.

Untuk memperkuat argumennya, Purbaya membandingkan posisi Indonesia dengan sejumlah negara maju yang memiliki rasio utang jauh lebih tinggi. Amerika Serikat tercatat memiliki rasio utang di atas 100 persen PDB, Singapura sekitar 175 persen, Jerman lebih dari 60 persen, sementara Jepang mencapai sekitar 275 persen PDB.

Ia juga menegaskan tidak ada alasan meragukan kemampuan fiskal Indonesia. Hal itu, kata dia, tercermin dari keputusan lembaga pemeringkat internasional Standard & Poor’s (S&P) yang tetap mempertahankan peringkat kredit Indonesia di level BBB dengan outlook stabil.

“Kalau kita dianggap tidak mampu membayar utang, pasti outlook-nya sudah menjadi negatif atau bahkan peringkatnya diturunkan (downgrade),” tegas Purbaya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini