Beranda Banyuasin Pimpin Apel Gelar Pasukan, Bupati Askolani Tegaskan Kesiapsiagaan Total Hadapi Karhutlabun 2026

Pimpin Apel Gelar Pasukan, Bupati Askolani Tegaskan Kesiapsiagaan Total Hadapi Karhutlabun 2026

67
0

BANYUASIN, KITOUPDATE.COM – Pemerintah Kabupaten Banyuasin di bawah kepemimpinan Bupati Dr. H. Askolani, SH., MH dan Wakil Bupati Netta Indian bergerak cepat memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan, kebun, dan lahan (Karhutlabun) memasuki musim kemarau tahun 2026.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui Apel Kesiapsiagaan Gelar Pasukan dan Peralatan Penanggulangan Bencana Karhutlabun yang dipimpin langsung oleh Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani di Lapangan Kantor Bupati Banyuasin, Rabu (17/6/2026).

Apel diikuti ratusan personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran, Satpol PP, Manggala Agni, instansi terkait, perwakilan perusahaan perkebunan, serta relawan peduli api. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemeriksaan kesiapan sarana dan prasarana penanggulangan Karhutlabun oleh Bupati bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Dalam amanatnya, Bupati Askolani menegaskan bahwa berdasarkan prakiraan cuaca tahun 2026, seluruh pihak harus meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat langkah-langkah pencegahan sebagai upaya utama mengantisipasi terjadinya Karhutlabun.

“Penanggulangan Karhutlabun tidak bisa dilakukan secara parsial atau sendiri-sendiri. Ini adalah kerja kolaboratif yang membutuhkan sinergi seluruh elemen. Melalui apel ini kita menyatukan persepsi, memastikan kesiapan personel, serta mengecek seluruh peralatan pemadam agar siap digunakan kapan saja,” tegasnya.

Ia menambahkan, kesiapan sumber daya manusia dan peralatan menjadi faktor penting dalam mempercepat respons apabila terjadi titik api di wilayah Banyuasin. Karena itu, seluruh instansi terkait diminta terus meningkatkan koordinasi, patroli lapangan, serta edukasi kepada masyarakat guna mencegah terjadinya kebakaran.

Dengan kesiapsiagaan yang terukur dan dukungan seluruh pemangku kepentingan, Pemerintah Kabupaten Banyuasin optimistis mampu meminimalkan risiko Karhutlabun serta melindungi masyarakat dan lingkungan selama musim kemarau 2026. (Masroni)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini